Example 728x250
AdvertorialDiskominfo KukarKutai Kartanegara

Camat Tenggarong Buka Festival Irma Ramadan Fair ke-3: Ruang Ekspresi Islami bagi Generasi Muda

×

Camat Tenggarong Buka Festival Irma Ramadan Fair ke-3: Ruang Ekspresi Islami bagi Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

Tenggarong – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bekerja sama dengan Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman kembali menggelar Irma Ramadan Fair ke-3, Sabtu (22/3/2025). Kegiatan yang digelar di Halaman Masjid Agung ini secara resmi dibuka oleh Camat Tenggarong, Sukono, yang mewakili Bupati Kukar, Edi Damansyah.

Pembukaan festival ditandai dengan penabuhan rabbana secara simbolis, disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar M. Bisyron, para santri, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sukono menyampaikan apresiasi atas konsistensi IRMA dalam menyelenggarakan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung nilai edukatif dan religius.

Festival ini adalah wujud nyata semangat anak muda Kukar dalam menyalurkan kreativitas yang bernuansa Islami. Kehadirannya bukan hanya meramaikan Ramadan, tetapi juga memperkuat syiar Islam serta mempererat ukhuwah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menginjak tahun ketiga pelaksanaannya sejak pertama kali digelar pada 2023, Irma Ramadan Fair kini menjelma menjadi agenda tahunan yang dinanti-nantikan. Tahun ini, rangkaian acara festival tampil lebih beragam dengan berbagai jenis perlombaan dan aktivitas, seperti lomba Hadrah (Habsyi), Fashion Show busana muslim, Kreasi Odah Bejual, lomba Mewarnai Anak, Ranking 1 Islami, lomba Videografi, Promosi “LPR”, Anak Saleh, serta Begerakan Sahur.

Tak hanya perlombaan, festival juga diramaikan oleh Lorong Pasar Ramadan yang menyuguhkan aneka kuliner khas Ramadan serta produk UMKM lokal. Talkshow Islami juga digelar sebagai sarana menambah wawasan keagamaan masyarakat, sementara pertunjukan musik bernuansa religi menjadi hiburan penyejuk suasana.

Sukono juga menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai sosial selama Ramadan, seperti berbagi kepada sesama, menjaga kebersihan lingkungan, hingga mempererat silaturahmi antarwarga.

“Kegiatan semacam ini menjadi momentum yang tepat untuk menumbuhkan jiwa kepedulian sosial dan kolaborasi antargenerasi dalam menyebarkan kebaikan. Ini adalah cerminan Ramadan yang bukan hanya ritual, tetapi juga spirit kebersamaan,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaboratif dan kreativitas yang terus tumbuh, Irma Ramadan Fair 2025 diharapkan mampu menjadi ruang inspiratif dan produktif bagi generasi muda Kukar, sekaligus memperkaya budaya keislaman di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *