Example 728x250
DPMD Kukar

BUMDes Sungai Payang Bukti Nyata Sinergi DPMD Kukar dan Pemerintah Desa

×

BUMDes Sungai Payang Bukti Nyata Sinergi DPMD Kukar dan Pemerintah Desa

Sebarkan artikel ini

Tenggarong, 16 Mei 2025 – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian desa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Melalui optimalisasi potensi lokal, BUMDes diharapkan menjadi instrumen utama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengatakan bahwa penguatan fungsi BUMDes merupakan langkah konkret untuk mendorong desa agar lebih mandiri dan inovatif dalam mengelola sumber daya yang dimiliki.

“Setiap desa memiliki potensi unik yang bisa dikembangkan menjadi unit usaha produktif. Oleh karena itu, kami mendorong pemerintah desa agar lebih proaktif dalam mengembangkan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi lokal,” ujar Arianto.

Dari total 193 desa di Kukar, sejumlah BUMDes telah menunjukkan kinerja yang baik dan berhasil mengelola unit usaha secara berkelanjutan. Salah satunya adalah BUMDes Sungai Payang yang mengembangkan berbagai unit usaha melalui kemitraan dengan perusahaan sekitar.

BUMDes lainnya yang juga menjadi contoh sukses antara lain BUMDes Muara Enggelam dan Giri Agung yang berperan sebagai agen layanan Bankaltimtara, BUMDes Purna Loa Kulu yang fokus pada sektor pertanian, serta BUMDes Saliki yang mengelola usaha penyediaan air bersih. Tak kalah menarik, BUMDes Selo Palai mengembangkan usaha produksi arang kayu berbasis potensi lokal.

“BUMDes- BUMDes tersebut mampu mengangkat potensi desa menjadi kekuatan ekonomi yang riil dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” jelas Arianto.

Meski demikian, ia mengakui bahwa masih ada sejumlah BUMDes yang belum beroperasi secara maksimal. Hal ini menjadi perhatian serius bagi DPMD Kukar, yang secara aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada desa-desa yang mengalami kendala dalam pengelolaan badan usahanya.

“Kami terus melakukan pembinaan berkelanjutan agar seluruh BUMDes dapat berfungsi optimal. Ini penting demi peningkatan kualitas pengelolaan dan daya saing usaha desa,” imbuhnya.

Arianto menambahkan, BUMDes yang dikelola dengan baik terbukti mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Peningkatan ini menjadi modal penting dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang lebih berkelanjutan.

“Keberhasilan BUMDes bukan hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat kapasitas desa dalam menciptakan peluang kerja dan mendorong kemandirian masyarakat,” tutupnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *