Example 728x250
AdvertorialDPMD Kukar

Implementasi Perbup GEMA, DPMD Kukar Gelar Khataman Al-Qur’an Perdana: Dorong Budaya Religius di Lingkungan Kerja

×

Implementasi Perbup GEMA, DPMD Kukar Gelar Khataman Al-Qur’an Perdana: Dorong Budaya Religius di Lingkungan Kerja

Sebarkan artikel ini

Tenggarong, 7 November 2025 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program religius Pemerintah Kabupaten Kukar.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan khataman Al-Qur’an perdana di lingkungan kantor DPMD Kukar, yang digelar pada Selasa (4/11/2025) lalu.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini merupakan tindak lanjut nyata dari Peraturan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 6 Tahun 2021 tentang Gerakan Etam Mengaji (GEMA). Program tersebut bertujuan menumbuhkan kebiasaan membaca Al-Qur’an serta meningkatkan kualitas spiritual dan etika kerja di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wujud Syukur dan Kebersamaan Seluruh Bidang

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas terselenggaranya kegiatan khataman bersama ini. Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur setelah seluruh bidang dan bagian di lingkungan DPMD berhasil menyelesaikan bacaan Al-Qur’an secara kolektif.

“Alhamdulillah, semua bidang dan bagian telah mengkhatamkan bacaannya. Karena itu, kami melaksanakan khataman bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus mempererat kebersamaan di antara seluruh pegawai,” ujar Arianto, Jumat (7/11/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelaksanaan program Gerakan Etam Mengaji bukan sekadar bentuk kepatuhan terhadap regulasi daerah, tetapi juga sebagai upaya memperkuat karakter ASN yang religius dan berakhlak.

“Program ini bukan hanya memenuhi aturan, tetapi menjadi kebiasaan baik. Pemerintah daerah sangat mendukung, bahkan memberikan kesempatan antara setengah hingga satu jam setiap hari bagi pegawai untuk membaca Al-Qur’an tanpa mengurangi hak atas gaji dan tunjangan. Setiap kegiatan mengaji pun wajib dilaporkan secara rutin,” jelasnya.

Menjadi Rutinitas Harian dan Didorong hingga ke tingkat Desa

Dengan adanya kebijakan yang konstruktif ini, DPMD Kukar menyatakan komitmennya untuk menjadikan kegiatan mengaji sebagai rutinitas harian di lingkungan kerja.

“Alhamdulillah, teman-teman pegawai sangat antusias. Setelah khataman ini, kami berkomitmen untuk melanjutkan dan menjadikan kegiatan mengaji sebagai bagian dari rutinitas harian yang melekat di DPMD,” tegas Arianto.

Ia menilai, Gerakan Etam Mengaji telah membawa banyak manfaat positif, terutama dalam menumbuhkan ketenangan, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan di kalangan ASN.

Sebagai instansi yang memiliki tugas membina dan memfasilitasi pemerintahan desa, DPMD Kukar juga berkomitmen memperluas implementasi Perbup GEMA hingga ke tingkat desa.

“Insyaallah, kami akan mendorong penerapan Gerakan Etam Mengaji di seluruh desa di Kutai Kartanegara. Harapannya, budaya religius ini tidak hanya tumbuh di lingkungan ASN, tetapi juga menjadi kebiasaan baik di tengah masyarakat desa,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *