Example 728x250
AdvertorialKutai Kartanegara

Bupati Kukar Buka Kartanegara Coffee Event 2025, Dorong Hilirisasi Kopi Lokal dan Ekonomi Kreatif

×

Bupati Kukar Buka Kartanegara Coffee Event 2025, Dorong Hilirisasi Kopi Lokal dan Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, secara resmi membuka gelaran Kartanegara Coffee Event (KCE) 2025 yang berlangsung di halaman Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kukar, Jalan Awang Sabran, Kelurahan Panji, Tenggarong, pada Kamis (24/4/2025).

Ajang ini mencatat sejarah sebagai event bertema kopi berskala besar pertama yang diselenggarakan di Kabupaten Kukar. Kegiatan tersebut berhasil menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari pelaku UMKM, komunitas kopi, hingga pegiat ekonomi kreatif dari dalam maupun luar daerah.

Turut hadir dalam pembukaan acara, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Taufiq Zulfian Noor, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), pihak Bank Kaltimtara, tokoh pemuda dan masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai wilayah, termasuk Kalimantan Tengah, Bontang, Sangatta, hingga Jawa Barat dan Jakarta.

Dalam laporannya, Taufiq mengungkapkan bahwa KCE 2025 diikuti oleh 150 peserta, dengan menghadirkan dua juri berskala nasional serta 15 juri lokal yang merupakan barista profesional dan pemerhati dunia perkopian. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mencetak talenta baru serta memperkuat ekosistem industri kopi di Kukar.

“KCE merupakan bentuk sinergi lintas sektor, melibatkan kolaborasi antara Dinas Koperasi dan UKM, Dispora, Dispar, Disbun, Distanak, hingga Dinas Perikanan Kukar. Tujuan utamanya adalah menciptakan ruang tumbuh bagi pelaku kopi lokal dan meningkatkan daya saing mereka di tingkat nasional,” ujar Taufiq.

Bupati Edi Damansyah dalam sambutannya menegaskan bahwa KCE 2025 adalah bagian dari strategi daerah untuk mendukung visi dan misi Kukar 2021–2026, yakni menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berbahagia melalui penguatan sektor UMKM serta hilirisasi produk unggulan daerah.

“Event ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mengangkat potensi kopi lokal Kukar. Lebih dari sekadar minuman, kopi merupakan simbol budaya, persahabatan, dan inovasi yang melintasi batas-batas geografis,” tutur Edi.

Lebih lanjut, ia berharap KCE 2025 dapat membuka peluang investasi dan kolaborasi antardaerah, memperkuat sektor pariwisata tematik, serta memperluas jaringan promosi produk kopi Kukar ke pasar nasional dan global.

“Kita ingin masyarakat melihat bahwa dari biji kopi lokal, bisa lahir peluang besar yang berkontribusi terhadap ekonomi rakyat. KCE menjadi ruang belajar, apresiasi, sekaligus perayaan akan nilai dari hulu ke hilir komoditas kopi,” tutupnya.

Kartanegara Coffee Event 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi tonggak awal terbentuknya ekosistem kopi Kukar yang berkelanjutan, inklusif, dan berdampak nyata terhadap kesejahteraan pelaku UMKM dan masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *