Example 728x250
AdvertorialDiskominfo KukarKutai Kartanegara

Perkuat Kebersamaan di Bulan Ramadan, Bupati Kukar Hadiri Buka Puasa Bersama dan Penyerahan Santunan di Kedaton Kutai

×

Perkuat Kebersamaan di Bulan Ramadan, Bupati Kukar Hadiri Buka Puasa Bersama dan Penyerahan Santunan di Kedaton Kutai

Sebarkan artikel ini

Kutai Kartanegara Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, menghadiri kegiatan buka puasa bersama jajaran Pengurus Kerapatan Pore Sempekat Keroan Kutai sekaligus menyerahkan santunan kepada 175 anak yatim dan piatu, Minggu (23/3/2025). Acara berlangsung khidmat di Gedung Balai Agung Panca Persada, Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Tenggarong.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda tahunan Kerapatan Pore dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan serta memperkuat jalinan silaturahmi di lingkungan masyarakat Kutai. Turut hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh adat dan bangsawan Kutai seperti Prawira Panji Kuning, Pangeran Hari, Pangeran Hasan, Pangeran Rudi, dan Pangeran Ali, serta para pengurus inti Kerapatan Pore Sempekat Keroan Kutai.

Ketua Panitia sekaligus Petinggi Pore, Tauhid Aprilian Noor, mengungkapkan bahwa santunan yang diberikan mencakup uang tunai serta paket sembako. Bantuan ini disalurkan kepada anak-anak yatim dari beberapa panti asuhan, termasuk Panti Asuhan Arrayan dan Misbahulmunir. Selain itu, panitia juga memberikan bingkisan kepada tokoh-tokoh tetuha Kutai dan pengurus Kerapatan Pore sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam menjaga tradisi dan kebudayaan lokal.

“Selama Ramadan ini, kami juga aktif membagikan takjil setiap Jumat sore kepada masyarakat sebagai bagian dari program berbagi,” ujar Tauhid.

Dalam sambutannya, Bupati Edi Damansyah yang juga menjabat sebagai Panglima Pore Kutai, memberikan apresiasi atas konsistensi Kerapatan Pore dalam merawat nilai-nilai kultural sekaligus menjawab tantangan zaman. Ia menyoroti pentingnya perubahan persepsi terhadap masyarakat Kutai yang kini semakin adaptif dan kompeten di berbagai bidang.

“Dulu, etam Kutai ini kalau disatukan seperti memberkas perijak – kelihatan diam tapi banyak yang dibicarakan di belakang. Alhamdulillah, kini semua telah berubah. Sumber daya manusia yang tergabung dalam Sempekat Keroan Pore telah berkembang, tidak hanya di pemerintahan tetapi juga di berbagai sektor lainnya,” ungkap Edi.

Lebih lanjut, Edi mengajak masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat nilai-nilai persatuan, kepedulian, dan gotong royong.

“Melalui program Keroan Sempekat Peduli, mari kita rawat kebersamaan yang telah terbangun. Sesuai tagline kita: Betulungan Etam Bisa. Dengan kebersamaan, segala tantangan bisa kita hadapi dan tujuan bersama dapat tercapai,” pungkasnya.

Kegiatan ini tak hanya memperkuat ikatan sosial dan budaya, tetapi juga menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, dan elemen masyarakat lainnya dalam menciptakan atmosfer Ramadan yang penuh makna dan kepedulian sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *