Example 728x250
AdvertorialDiskominfo KukarKutai Kartanegara

Bupati Kukar Resmikan Pustu Lamin Pulut dan Dorong Aktivasi Posyandu

×

Bupati Kukar Resmikan Pustu Lamin Pulut dan Dorong Aktivasi Posyandu

Sebarkan artikel ini

Kutai Kartanegara – Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, meresmikan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Lamin Pulut, Kecamatan Kenohan, pada Sabtu, 5 April 2025. Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, serta dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu.

Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

Dalam sambutannya, Bupati Edi menyampaikan apresiasi atas pembangunan fasilitas pelayanan kesehatan di Desa Lamin Pulut. Ia menegaskan bahwa dengan diresmikannya Pustu ini, diharapkan pelayanan kesehatan masyarakat dapat lebih ditingkatkan.

“Fasilitas yang tersedia sudah cukup memadai, maka pelayanan kepada masyarakat juga harus lebih baik dan maksimal,” ujar Edi.

Bupati Kukar juga menekankan pentingnya keterlibatan tenaga kesehatan lokal. Ia mengharapkan agar tenaga medis dan kader Posyandu dapat direkrut dari putra-putri Desa Lamin Pulut dan sekitarnya, sebagai upaya untuk memberdayakan masyarakat lokal.

Aktivasi Kembali Posyandu

Selain itu, Bupati Edi mengingatkan pentingnya mengaktifkan kembali kegiatan Posyandu yang mungkin selama ini kurang aktif.

“Pak Kades, minta tolong kader-kader Posyandu yang ada untuk diaktifkan kembali, agar pelayanan-pelayanan yang berkaitan dengan tumbuh kembang balita dan ibu hamil bisa dipantau secara berkala,” pesannya.

Acara peresmian ini disambut antusias oleh masyarakat Desa Lamin Pulut yang berharap layanan kesehatan desa akan semakin mudah diakses dan berkualitas ke depannya.

Hadirin dan Pejabat Terkait

Turut hadir dalam acara tersebut beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar, Camat Kenohan, Forkopimcam Kenohan, Kepala Desa se-Kecamatan Kenohan, masyarakat, dan tamu undangan.

Dengan peresmian Pustu ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *