Example 728x250
AdvertorialKutai Kartanegara

Dishub Kukar Imbau Masyarakat Tertib Parkir di Kawasan Titik Nol Tenggarong

×

Dishub Kukar Imbau Masyarakat Tertib Parkir di Kawasan Titik Nol Tenggarong

Sebarkan artikel ini

Tenggarong – Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengintensifkan penertiban parkir di kawasan Titik Nol, Panji Tenggarong. Langkah ini dilakukan guna menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat, terutama pengunjung yang menikmati wisata kuliner di kawasan tersebut.

Kendaraan Mengganggu Ruang Publik

Kepala Seksi Pengelolaan Perparkiran Dishub Kukar, Juliana, mengungkapkan bahwa banyak kendaraan yang diparkir di area yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki.

“Kendaraan yang parkir di kawasan Titik Nol menyebabkan penyempitan ruang publik dan mengurangi kenyamanan pengunjung. Oleh karena itu, kami berupaya keras agar area ini tetap steril dari kendaraan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Dishub Kukar, Jalan Pesut, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Kamis (20/2/2025).

Protes Pedagang dan Solusi yang Ditawarkan

Penertiban ini mendapat reaksi dari sejumlah pedagang yang merasa keberatan dengan lokasi parkir yang lebih jauh dari tempat mereka berjualan. Menanggapi hal ini, Juliana berharap para pedagang memahami bahwa kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan bersama.

“Awalnya mungkin terasa sulit, tetapi jika masyarakat sudah terbiasa, kawasan ini akan menjadi lebih tertata dan nyaman,” jelasnya.

Sebagai solusi, pemerintah berencana mengadakan pertemuan dengan kelompok pedagang untuk mencari alternatif terbaik, termasuk kemungkinan pemberian stiker parkir khusus bagi pedagang guna mengurangi biaya parkir mereka.

Satgas Gabungan Kawal Penertiban

Untuk memastikan aturan parkir berjalan efektif, telah dibentuk Satgas Gabungan yang terdiri dari Polres, TNI, dan Satpol PP. Satgas ini secara rutin melakukan patroli guna mencegah pelanggaran parkir.

Dishub Kukar juga telah menyediakan lokasi parkir alternatif, seperti di area Museum Mulawarman dan Pasar Seni, guna mengakomodasi kendaraan pengunjung dan pedagang.

“Sterilisasi ini bertujuan menjaga kelestarian taman serta fasilitas umum yang kerap rusak akibat parkir sembarangan. Pedagang dan pengunjung kini diarahkan untuk menggunakan lokasi parkir yang telah ditentukan,” tegas Juliana.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan kawasan Titik Nol Tenggarong tetap tertata rapi, memberikan kenyamanan bagi pengunjung, serta mendukung aktivitas ekonomi para pedagang tanpa mengorbankan ruang publik. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *