Example 728x250
Berita TerkiniKutai Kartanegara

Aulia Rahman Basri Ungkap Perjalanan Karier dari Lulusan Unhas hingga Jadi Bupati Kukar

×

Aulia Rahman Basri Ungkap Perjalanan Karier dari Lulusan Unhas hingga Jadi Bupati Kukar

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Suasana penuh kehangatan menyelimuti Seminar Nasional IKA Unhas Balikpapan 2025 yang digelar pada Minggu (27/4/2025), saat dr Aulia Rahman Basri berbagi kisah perjalanannya dari seorang dokter muda hingga dipercaya memimpin Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai bupati.

Dalam sesi berbagi pengalaman tersebut, Aulia mengawali ceritanya dengan mengingat masa awal ia bertugas sebagai Direktur RSUD Dayaku Raja di Kukar. Kondisi rumah sakit yang ia temui saat itu jauh dari kata ideal: rumput liar menjulang melebihi pagar, ruang rawat inap kosong, dan tidak adanya tenaga medis. “Bukan memilih duluan pasien atau dokter, karena dua-duanya belum ada,” kelakarnya, yang disambut tawa hangat para alumni Universitas Hasanuddin (Unhas).

Lulusan S1 dan S2 Fakultas Kedokteran Unhas ini menceritakan bahwa setelah menyelesaikan pendidikannya, ia mendaftar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dokter di Pemkab Kukar. Saat itu, hanya delapan pelamar untuk sepuluh posisi yang dibutuhkan. “Sudah pasti diterima,” katanya berseloroh, membangkitkan gelak tawa peserta.

Karier Aulia terus menanjak. Dari Kepala Puskesmas, ia diangkat menjadi Direktur RSUD Dayaku Raja. Namun, kekurangan fasilitas dan sumber daya manusia di bidang kesehatan menjadi tantangan nyata yang harus ia hadapi. Ia tidak menyerah. Berbekal inisiatif pribadi dan dukungan dari jejaring alumni Unhas, Aulia berhasil membawa tujuh dokter spesialis ke Kukar — pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Unhas.

“Baru kali itu Unhas mengirimkan tim dokter spesialis secara lengkap untuk satu daerah,” ujarnya bangga. Tak hanya itu, kerja sama dengan alumni juga meliputi perombakan struktur layanan hingga perancangan ulang tata ruang rumah sakit, membentuk fondasi kuat bagi perbaikan layanan kesehatan di Kukar.

Pada 2020, Aulia mengambil langkah berani dengan mengundurkan diri dari status ASN untuk mengembangkan usaha pribadi. Namun, jiwa pengabdian tetap memanggilnya kembali ke ranah publik. Dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024, Aulia terpilih menjadi Bupati Kutai Kartanegara.

“Unhas adalah rumah kami. Tempat kami selalu kembali untuk mengisi ulang semangat,” ucapnya, suaranya bergetar menahan haru.

Ketua IKA Unhas Kalimantan Timur, Isradi Zainal, menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. “Kami sangat bangga, akhirnya ada Bupati Kutai yang berasal dari Unhas, baik pendidikan sarjana maupun pascasarjana,” ujar Isradi.

Hal senada disampaikan Ketua IKA Unhas Balikpapan, Wahyullah Bandung, yang menilai perjalanan karier Aulia menjadi inspirasi banyak alumni. “Cerita tentang dr Aulia banyak menjadi perbincangan, dari kepala Puskesmas, kepala rumah sakit, hingga kini memimpin pemerintahan,” katanya.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah alumni senior turut memberikan pesan dan harapan. Fahruddin, ahli tata kota yang merupakan alumnus angkatan 1979, mengingatkan pentingnya membangun Kukar berbasis potensi lokal. Ia menekankan, sungai-sungai besar yang membelah wilayah Kukar adalah aset alami yang harus dikembangkan tanpa menghilangkan jati diri daerah.

Sementara itu, dr Abdi Lawang, alumnus angkatan 1969, berharap di bawah kepemimpinan Aulia, pembangunan Kukar tidak semata diukur dari proyek fisik, melainkan juga dari peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia mengajak Aulia untuk mendorong perubahan sistemik dalam pemerintahan daerah.

Menutup sesi, Aulia mengajak para alumni untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan Kukar. “Kami ini adik-adik yang masih membutuhkan bimbingan dan nasihat. Kami terbuka untuk siapa pun alumni Unhas yang ingin datang, melihat, serta mendampingi kami di Kukar,” ujarnya.

Kehangatan pertemuan tersebut membuktikan bahwa meskipun alumni tersebar di berbagai bidang dan daerah, Unhas tetap menjadi rumah yang mengikat, menyemangati, dan membentuk generasi penerus yang siap berbakti kepada bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *