Example 728x250
AdvertorialDiskominfo KukarKutai Kartanegara

Kabag Kesra Kukar Sampaikan Pesan Bupati dalam Malam Nuzulul Qur’an: Tadabbur dan Amal Nyata

×

Kabag Kesra Kukar Sampaikan Pesan Bupati dalam Malam Nuzulul Qur’an: Tadabbur dan Amal Nyata

Sebarkan artikel ini

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah menggelar peringatan malam Nuzulul Qur’an 1446 Hijriah/2025 Masehi pada Senin malam, 17 Maret 2025. Acara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Tenggarong, dengan mengangkat semangat memperdalam makna Al-Qur’an dalam kehidupan umat Muslim.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar Dendi Irwan Fahriza, mewakili Bupati Kukar Edi Damansyah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, anggota DPRD Kukar Muhammad Idham, sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar M. Bisyron, dan tamu undangan lainnya.

Acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Pimpinan Yayasan Raudhatul Ilmi Bogor, Ustadz H. Abey Ghifran, S.TH.I., C.H.T., yang membahas keutamaan malam Nuzulul Qur’an serta relevansi nilai-nilai Al-Qur’an dalam menjawab tantangan kehidupan modern.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Dendi Irwan Fahriza, Bupati Edi Damansyah menyampaikan bahwa malam ke-17 Ramadan merupakan malam istimewa yang diyakini sebagai malam diturunkannya Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi umat manusia. Ia menekankan pentingnya menghidupkan malam ini tidak hanya dengan lantunan ayat-ayat suci, tetapi juga dengan perenungan mendalam terhadap pesan-pesan Al-Qur’an.

 

“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menyerukan kepada seluruh umat Muslim, khususnya masyarakat Kukar, untuk aktif mentadabburi dan mengamalkan Al-Qur’an. Penghayatan ini penting agar kesalehan tidak hanya tumbuh dalam aspek individu, tetapi juga sosial, menciptakan tatanan masyarakat yang harmonis, adil, dan penuh keberkahan,” ujar Dendi membacakan sambutan Bupati.

Bupati juga menegaskan pentingnya menerapkan nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan, seperti rasa tanggung jawab (syu’ur bil mas’uliyah), kepedulian terhadap kemaslahatan bersama (ihtimam bil mashlahah), dan semangat gotong royong (ta’awun bainan nas). Ketiga prinsip ini, menurutnya, merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang religius dan sejahtera.

 

Lebih lanjut, Bupati mengapresiasi keberlanjutan Program Gerakan Etam Mengaji (GEMA), yang telah menjadi salah satu program unggulan Kukar dalam membumikan semangat membaca dan memahami Al-Qur’an di berbagai lapisan masyarakat.

“GEMA telah menunjukkan dampak positif dalam membangun karakter masyarakat Qur’ani. Saya berharap program ini terus dikembangkan, diperkuat, dan menjadi bagian integral dari pembangunan peradaban unggul di Kutai Kartanegara,” tegasnya.

Ia menutup sambutannya dengan mengingatkan pentingnya makna dari sabda Rasulullah SAW, “Khairunnas anfa’uhum linnas” — sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya. “Inilah yang menjadi ruh utama dari pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan kita sehari-hari,” pungkasnya.

Dengan diselenggarakannya peringatan Nuzulul Qur’an ini, diharapkan masyarakat Kutai Kartanegara semakin meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman utama dalam membangun kehidupan pribadi, keluarga, dan sosial yang lebih baik dan bermartabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *