Example 728x250
AdvertorialDiskominfo KukarKutai Kartanegara

Pemkab Kukar Perkuat Sektor Kemaritiman, PT TP Perseroda Teken MoU dengan PT Krakatau Bandar Samudera

×

Pemkab Kukar Perkuat Sektor Kemaritiman, PT TP Perseroda Teken MoU dengan PT Krakatau Bandar Samudera

Sebarkan artikel ini

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mengoptimalkan potensi perairan Sungai Mahakam melalui pengembangan sektor kemaritiman. Langkah ini diperkuat dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Tunggang Parangan (TP) Perseroda dan PT Krakatau Bandar Samudera, yang berlangsung pada Jumat (14/3/2025) di kantor PT TP Perseroda.

Penandatanganan MoU ini turut disaksikan Bupati Kukar, Edi Damansyah, sebagai representasi Pemkab Kukar selaku pemegang saham mayoritas di PT TP Perseroda.

Edi Damansyah menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan usaha di sektor kemaritiman, terutama dalam pengelolaan kawasan pelabuhan serta layanan jasa terkait sumber daya alam (SDA) yang ada di Kukar.

“Kolaborasi ini difokuskan pada pengelolaan titik-titik pelabuhan serta pengembangan layanan jasa bagi aktivitas perusahaan yang melintasi wilayah perairan Kukar. Pemerintah daerah melalui PT TP Perseroda berkomitmen untuk terlibat aktif dalam sektor ini,” ujar Edi.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, khususnya perusahaan yang beroperasi di sepanjang aliran Mahakam. Edi berharap kerja sama ini dapat berjalan secara profesional dengan skema business to business (B2B), sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.

“Harapannya kerja sama ini berjalan optimal, memberikan lapangan pekerjaan, serta berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan negara,” tambahnya.

Optimalisasi Jasa Kemaritiman di Mahakam

Direktur Utama PT TP Perseroda, Awang Muhammad Luthfi, menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup berbagai sektor kemaritiman, termasuk pemanfaatan pelabuhan, logistik, serta layanan Tunda-Pandu kapal di Sungai Mahakam yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Selain itu, kerja sama ini juga mencakup kegiatan ship to ship transfer atau bongkar muat batu bara di perairan Muara Jawa dan Muara Berau, serta jasa operasi lepas pantai.

“Potensinya sangat besar. Di Hulu Mahakam, ratusan kapal melintas setiap bulan, sementara di perairan lepas ribuan kapal beroperasi. Hal ini menjadi peluang bagi Kukar untuk memperkuat sektor jasa kemaritiman,” ungkap Luthfi.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan sektor kemaritiman di Kukar dapat berkembang lebih profesional dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *