Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Kukar

Sekda Sunggono Hadiri Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-60 Di RSUD AM. Parikesit

×

Sekda Sunggono Hadiri Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-60 Di RSUD AM. Parikesit

Sebarkan artikel ini
Sekda Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono menjadi pembina Apel saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60
Sekda Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono menjadi pembina Apel saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60

TENGGARONG – Sekda Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono menjadi pembina Apel saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 yang berlokasi di Lapangan Parkir RSUD AM. Parikesit, Tenggarong Seberang, Selasa ( 12/11/2024).

Kegiatan Apel diawali dengan menyanyikan Mars Hidup sehat oleh para peserta lomba paduan suara Melodi Abadi Rumah Sakit Abadi Samboja, Paduan suara Puskesmas Teluk Dalam serta Paduan Swara Parikesit Choir Tenggarong Seberang.

Kemudian diteruskan dengan mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, serta pembacaan UUD 1945.

Barisan peserta apel berasal dari Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kukar, Ikatan Bidan, Persatuan Perawat, pimpinan puskesmas, beserta tenaga medis atau Kesehatan lainnya. Tema kegiatan yang diusung yakni “Gerak Bersama Sehat Bersama”.

Dalam Apel ini, Sekda Sunggono berkesempatan membacakan amanat dari Menteri Kesehatan RI Budi G Sadikin. Sekda Sunggono menyebutkan keberhasilan Indonesia kembali masuk ke dalam kelompok upper middle-income country usai terpuruk di era Covid-19, sebagai bukti bahwa bangsa kita sebagai bangsa pejuang.

Tentu, tak boleh begitu saja berbangga serta lalai untuk terus menantang diri agar menjadi lebih baik.

Periode bonus demografi yang Bangsa Indonesia hadapi, terjadi hanya satu kali pada peradaban di sebuah negara.

“Kita harus bisa memanfaatkan peluang ini sebagai momentum Indonesia lolos menjadi negara berpendapatan tinggi, serta mencapai visi Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Agar bisa mencapai ini, dimulai tahun 2025 pertumbuhan ekonomi harus ada pada kisaran 6% sampai 7%, secara berkelanjutan.

Target Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) pada tahun 2045 diantaranya :

  1. Pendapatan per kapita setara negara maju
  2. Kemiskinan menuju 0% dan ketimpangan berkurang
  3. Kepemimpinan dan pengaruh dunia internasional meningkat
  4. Daya saing sumber daya manusia meningkat
  5. lntensitas Gas Rumah Kaea (GRK) menurun menuju Net Zero Emissions (nol emisi GRK)
  6. kesemuanya menjadi arah fokus bersama, tak hanya di bidang kesehatan namun juga pada sektor lain.

Dirinya juga menambahkan, syarat utama dapat mencapai target pada tahun2045, tepat 100 tahun usia bangsa kita, yakni manusia Indonesia yang sehat serta cerdas.

Hal ini tak akan dapat tercapai tanpa kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan.

Oleh sebab itu, tema yang diusung di Hari Kesehatan Nasional ke-60 tahun 2024 yakni “Gerak Bersama, Sehat Bersama”, mutlak harus jadi semangat semua.

Pasca pengesahan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan, saat ini Pemerintah sedang memfinalkan Rencana lnduk Bidang Kesehatan (atau RIBK), yang akan berfungsi menjadi haluan bersama untuk pembangunan kesehatan di seluruh Indonesia.

Pesan dari Budi G Sadikin, Rencana lnduk Bidang Kesehatan RIBK harus diacu oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah tentang perencanaan, penganggaran, serta pengimplementasian program kesehatan yang ada di wilayahnya.

Pemerintah Pusat tak mampu melaksanakannta sendiri. Hanya dengan sinergi serta kolaborasi yang erat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, beserta semua elemen masyarakat, pilar transformasi kesehatan bisa ditegakkan agar bisa menuju perubahan yang lebih baik.

Transformasi kesehatan sebagai tonggak penting pada sejarah perjalanan bangsa Indonesia untuk menuju bangsa yang maju.

Upaya perubahan yang telah dijalankan sejauh ini, sebagai dasar kuat percepatan program kesehatan ke depannya.

Sebagai program prioritas Kabinet Merah Putih, Presiden memberikan penekanan pada 3 (tiga) area program kesehatan. Ketiga program tersebut berupa pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus TB, serta pembangunan Rumah Sakit lengkap berkualitas di wilayah terpencil dan tertinggal.

Di kesempatan ini, Menteri Kesehatan menyampaikan pesan kepada semua jajaran kesehatan untuk ikut berkontribusi optimal pada kesuksesan pencapaian program pemerintah itu.

Ucapan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya diberikan kepada semua insan kesehatan yang sudah bahu membahu berjuang tanpa lelah untuk melakukan pembangunan kesehatan Indonesia.

“Tenaga medis, tenaga kesehatan, LSM, swasta, media, profesional, akademisi, semua pegawai dan pejabat pemerintahan di Pusat dan Daerah, serta tak lupa para kader juga disampaikan ucapan terima kasih Terus semangat, sebab perjuangan kita belum selesai,” ujarnya

Dirinya juga mengajak kepada semua masyarakat agar terus mengutamakan kesehatan, mulai dari diri sendiri, keluarga, serta lingkungan sekitar kita. Mari kita bangun bersama budaya sehat, demi mewujudkan Indonesia Emas 2045, bahkan hingga ke generasi selanjutnya.

Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke 60 Tingkat Kabupaten Kukar juga ada momen berikut ini :

  1. penyerahan hadiah aneka lomba
  2. pemberian penghargaan kepada Tenaga Kesehatan Teladan Profesi Dokter,perawat, Bidan, Sanitarian, Nutrisionis Tingkat Kab. Kutai Kartanegara, Tenaga Kesehatan Teladan Profesi Kesehatan Masyarakat Tingkat Kab. Kutai Kartanegara Kader Posyandu Berprestasi Bidang Kesehatan, Komunitas yang Berperan Aktif dalam Intervensi Spesifik Stunting Tahun 2024, Apresiasi Guru Aktif dalam Implementasi Perangkat Ajar Kesehatan Ariepina, para perusahaan yang Berperan Aktif dalam Intervensi Spesifik Stunting Tahun 2024 serta berbagai macam kreteria lainnya,
  3. pemotongan nasi tumpeng serta senam Bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *