Example 728x250
AdvertorialDiskominfo KukarKutai Kartanegara

Sekda Kukar Tutup Pelatihan Penyusunan RPJMDes se-Kecamatan Muara Badak: Tegaskan Pentingnya Sinkronisasi Pembangunan

×

Sekda Kukar Tutup Pelatihan Penyusunan RPJMDes se-Kecamatan Muara Badak: Tegaskan Pentingnya Sinkronisasi Pembangunan

Sebarkan artikel ini

Samarinda – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara, H. Sunggono, secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Penyusunan dan Review Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) tahun 2025 bagi aparatur pemerintah desa, kepala desa, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Muara Badak. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (3/5/2025) di Hotel Ibis, Samarinda.

Turut hadir dalam acara penutupan tersebut Camat Muara Badak beserta jajaran, seluruh kepala desa, serta ketua dan anggota BPD se-Kecamatan Muara Badak.

Dalam sambutannya, Sekda Sunggono menekankan bahwa dokumen RPJMDes memiliki kaitan erat dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten, karena keduanya merupakan instrumen perencanaan jangka menengah yang saling terhubung dalam sistem pemerintahan berjenjang.

“RPJMDes harus sejalan dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten. Desa tidak bisa merancang pembangunan secara terpisah. Semua harus selaras agar pembangunan daerah berjalan terpadu dan terarah,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa berbagai program desa yang didanai melalui APBD Kabupaten, seperti Dana Alokasi Khusus, bantuan keuangan daerah, maupun program lintas sektor, harus terintegrasi dalam RPJMDes. Dengan demikian, sinergi antara desa dan pemerintah kabupaten dapat terwujud dalam implementasi program strategis daerah.

Sekda mendorong peserta pelatihan untuk menindaklanjuti kegiatan ini dengan melakukan kajian terhadap dokumen RPJMD Kabupaten. Ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap visi, misi, serta prioritas program daerah. Selanjutnya, program desa perlu disesuaikan, dikaji dalam forum musyawarah desa, dan disusun secara sistematis dalam bab analisis arah kebijakan pada RPJMDes.

“Tujuannya adalah agar proses pembangunan desa tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan mendukung arah pembangunan daerah secara keseluruhan, dan dituangkan dalam rencana kerja tahunan desa,” imbuhnya.

Menyoroti potensi wilayah Muara Badak yang berada di pesisir dan kaya hasil laut, Sunggono turut mendorong pengembangan sektor perikanan sebagai unggulan ekonomi lokal. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Kukar siap memberikan dukungan yang dibutuhkan guna mengembangkan usaha perikanan dan memperkuat ekonomi masyarakat setempat.

Pelatihan yang berlangsung sejak 1 Mei 2025 ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Kukar dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa, khususnya dalam menyusun dokumen perencanaan yang berkualitas dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Sekda menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan pelatihan ini dan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat konkret bagi seluruh pemangku kepentingan, khususnya pemerintah desa di Kecamatan Muara Badak, serta masyarakat Kutai Kartanegara secara umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *