Example 728x250
Berita Terkini

BPBD Kukar Tanggap Darurat, Kerahkan Personel dan Dirikan Dapur Umum bagi Korban Banjir di Beberapa Kecamatan

×

BPBD Kukar Tanggap Darurat, Kerahkan Personel dan Dirikan Dapur Umum bagi Korban Banjir di Beberapa Kecamatan

Sebarkan artikel ini

Kutai Kartanegara – Sejumlah kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara terdampak banjir akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir. Beberapa wilayah yang terdampak di antaranya Kecamatan Muara Wis, khususnya Desa Lebak Cilong, Kecamatan Kota Bangun Darat di Desa Benua, serta Kecamatan Tabang.

Sebagai respons cepat terhadap kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara segera menurunkan personel serta mendirikan dapur umum guna membantu masyarakat terdampak banjir.

“Begitu menerima laporan dari kecamatan, kami langsung bergerak. Kami telah mengerahkan enam personel di setiap kecamatan yang terdampak untuk membantu proses evakuasi jika diperlukan,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kukar, Abdal, pada Senin (22/1/2025).

Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kawasan permukiman yang berada di dataran rendah menjadi wilayah yang paling terdampak banjir.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebelumnya wilayah yang diperkirakan berpotensi mengalami banjir adalah Loa Janan, Muara Kaman, Tenggarong Seberang, dan Muara Badak. Namun, perkiraan tersebut meleset, dan banjir justru melanda Kecamatan Kota Bangun Darat dan Muara Wis.

“Prediksi BMKG memang menyebutkan beberapa daerah yang berpotensi banjir, namun kenyataannya yang terdampak justru di Kota Bangun Darat dan Muara Wis. Karena itu, kami segera mengerahkan personel ke lokasi untuk memastikan penanganan berjalan optimal,” tambahnya.

Dalam upaya mendukung kebutuhan masyarakat terdampak, BPBD Kukar berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Sosial dan Dinas Ketahanan Pangan, untuk memastikan ketersediaan logistik dan kebutuhan pokok di dapur umum yang telah didirikan.

Sementara itu, untuk wilayah Tabang dan Marangkayu, BPBD Kukar terus melakukan pemantauan dan pengawasan secara intensif.

“Kami menerima laporan adanya potensi banjir susulan di Marangkayu, meskipun biasanya tidak berlangsung lama. Namun, kami tetap memprioritaskan wilayah Kota Bangun Darat dan Muara Wis karena sudah beberapa hari terdampak, dengan tetap mengawasi perkembangan di daerah lain,” pungkas Abdal.

BPBD Kukar mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan banjir untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *