Example 728x250
AdvertorialDiskominfo KukarKutai Kartanegara

Bupati Kukar Buka Resmi GEMA 1446 H, Dorong Terwujudnya Generasi Qur’ani di Kutai Kartanegara

×

Bupati Kukar Buka Resmi GEMA 1446 H, Dorong Terwujudnya Generasi Qur’ani di Kutai Kartanegara

Sebarkan artikel ini

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Gerakan Etam Mengaji (GEMA) dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, pada Senin (17/3/2025) yang ditandai dengan pembacaan Al-Qur’an secara serentak di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar, Timbau, Tenggarong.

Mengusung tema “Dengan GEMA Kita Raih Berkah Ramadan untuk Kemaslahatan Kutai Kartanegara”, kegiatan ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan salat magrib berjamaah, sebagai wujud kebersamaan dan penguatan nilai spiritual di tengah masyarakat Kukar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, sejumlah anggota DPRD Kukar, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Abdul Hanan, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Al Hafidz Hanururrasyid, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar M. Bisyron, pelajar dari berbagai sekolah, masyarakat umum, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Edi Damansyah menekankan bahwa GEMA yang kali ini bertepatan dengan hari ke-17 Ramadan merupakan momentum istimewa yang bukan hanya memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga menjadi ruang edukatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mendekatkan diri pada Al-Qur’an.

“GEMA telah menjadi tradisi tahunan kita yang digelar tepat pada tanggal 17 Ramadan, dan Alhamdulillah tahun ini memasuki tahun ketiga pelaksanaannya secara konsisten. Ini bukan sekadar simbolik, tetapi juga ikhtiar kolektif dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di seluruh lini kehidupan masyarakat Kukar,” ujar Edi.

Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan GEMA, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar yang selama ini menjadi motor utama pelaksanaan program tersebut.

Bupati Edi menambahkan bahwa Gerakan Etam Mengaji telah diatur secara resmi melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kutai Kartanegara Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pedoman Gerakan Etam Mengaji. Perda ini menjadi landasan hukum untuk mendorong pelaksanaan GEMA secara berkelanjutan, tidak hanya terbatas di bulan Ramadan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Kukar.

“Sudah saatnya membaca Al-Qur’an bukan lagi menjadi kegiatan musiman, tapi kebiasaan harian yang melekat dalam diri setiap warga Kukar. Dengan istiqamah dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, insyaallah kita akan melahirkan generasi Qur’ani yang unggul, cerdas secara spiritual dan sosial, serta mampu membawa kemajuan bagi daerah kita,” tegasnya.

Kegiatan GEMA diisi dengan pembacaan Al-Qur’an secara bersama-sama yang melibatkan para pelajar, ASN, tokoh agama, dan masyarakat umum. Acara ditutup dengan santapan buka puasa bersama dan salat magrib berjamaah, yang mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan di bulan penuh berkah ini.

Dengan pelaksanaan GEMA yang semakin tertata dan masif, diharapkan nilai-nilai luhur dalam Al-Qur’an dapat terus tertanam dalam kehidupan masyarakat Kukar dan menjadi fondasi dalam mewujudkan daerah yang religius, harmonis, serta sejahtera.Bupati Kukar Buka Resmi GEMA 1446 H, Dorong Terwujudnya Generasi Qur’ani di Kutai Kartanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *