Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Kukar

Desa Loa Raya Resmikan Kantor Desa dan BPU Baru

×

Desa Loa Raya Resmikan Kantor Desa dan BPU Baru

Sebarkan artikel ini

Tenggarong Seberang — Pemerintah Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, resmi meresmikan Kantor Desa dan Balai Pertemuan Umum (BPU) yang baru dibangun. Peresmian yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama ini dihadiri langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, pada Kamis (20/3/2025).

Acara ini turut dihadiri Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, Kepala Desa Loa Raya, Martin, serta tokoh agama, pemuda, dan masyarakat setempat. Momen tersebut menjadi simbol kemajuan pembangunan di desa yang terus berbenah dalam peningkatan infrastruktur.

Dalam sambutannya, Kades Loa Raya, Martin, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan penuh terhadap pembangunan desa. Ia menyebut bahwa pendirian kantor desa dan BPU merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menyediakan fasilitas pelayanan publik yang representatif.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Bupati yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan kantor desa kami. Ini menjadi tonggak penting bagi pelayanan masyarakat yang lebih baik,” ungkap Martin.

Selain kantor desa, Balai Pertemuan Umum (BPU) juga diresmikan pada hari yang sama. Gedung ini diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas sosial dan kemasyarakatan warga Loa Raya.

Sepanjang tahun 2024, Desa Loa Raya mencatatkan kemajuan pesat dalam pembangunan. Martin menyebut, terdapat 11 proyek fisik yang telah dilaksanakan, termasuk pematangan lahan pasar dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dua kegiatan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta delapan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum (PU).

“Total anggaran yang dikucurkan untuk seluruh proyek di desa kami mencapai hampir Rp27 miliar,” jelasnya.

Fokus utama pembangunan meliputi infrastruktur jalan, irigasi, dan perbaikan saluran air. Martin berharap, seluruh proyek ini dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Dengan hadirnya proyek-proyek ini, kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya—baik dari sisi akses, ekonomi, hingga ketahanan lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah desa untuk terus mengawal jalannya pembangunan agar tepat guna dan berkelanjutan. Sinergi antara desa dan pemerintah daerah disebut menjadi faktor kunci kesuksesan program-program tersebut.

Menutup pernyataannya, Martin mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan secara berkelanjutan.

“Mari kita rawat dan manfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya, agar generasi mendatang juga bisa merasakan manfaatnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *