Example 728x250
AdvertorialDPMD Kukar

DPMD Kukar Dorong Sinergi Pengembangan Kawasan Wisata Desa Kersik

×

DPMD Kukar Dorong Sinergi Pengembangan Kawasan Wisata Desa Kersik

Sebarkan artikel ini

Tenggarong, 20 Oktober 2025 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menerima kunjungan Pemerintah Desa (Pemdes) Kersik untuk melakukan koordinasi terkait pengembangan kawasan wisata Pantai Biru.

Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar pihak guna memajukan potensi wisata berbasis desa.

Kepala Bidang Kerja Sama Desa DPMD Kukar, Dedy Suryanto, menjelaskan bahwa Desa Kersik telah ditetapkan sebagai desa wisata melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Kukar. Saat ini, proses pengembangannya tengah berlangsung dengan fokus utama pada penyusunan masterplan kawasan wisata yang dikerjakan bersama Universitas Mulawarman (Unmul).

“Kunjungan dari Pemdes Kersik ini bertujuan untuk melakukan koordinasi terkait tahapan pengembangan kawasan. Mereka telah mendapatkan SK desa wisata dari Bupati Kukar dan kini masuk tahap pengembangan Pantai Biru sebagai destinasi unggulan,” ujar Dedy.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas rencana kegiatan dan event berbasis wisata pantai yang akan dipadukan dengan unsur budaya dan kompetisi lokal. Dedy menegaskan, DPMD Kukar siap memfasilitasi koordinasi lintas perangkat daerah (OPD) agar pengembangan kawasan wisata di Desa Kersik dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kami tidak ingin pengembangan ini menjadi tanggung jawab DPMD semata. Harapannya, ada sinergi antara OPD terkait seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Pekerjaan Umum, sehingga pembangunan kawasan wisata ini dapat berjalan terpadu,” tambahnya.

Menurut Dedy, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar pengembangan Pantai Biru tidak hanya menjadi ikon wisata baru di Kukar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat, khususnya pelaku UMKM dan nelayan.

Selain itu, Pemdes Kersik berencana menggelar Forum Group Discussion (FGD) dalam waktu dekat untuk membahas pola kerja sama dan konsep pengelolaan pariwisata desa secara lebih komprehensif. Saat ini, pembangunan infrastruktur kawasan wisata Pantai Biru telah mencapai sekitar 70 persen dan tengah difokuskan pada penyempurnaan fasilitas pendukung.

“Jika konsep pengembangan kawasan ini terwujud, desa dapat memperoleh Pendapatan Asli Desa (PADes) dari sektor wisata. Potensi alam yang ada akan disinergikan dengan kegiatan ekonomi masyarakat, sehingga sektor wisata juga menopang pendapatan nelayan,” jelas Dedy.

Sementara itu, Kepala Desa Kersik, Jumadi, menyampaikan apresiasi kepada DPMD Kukar yang terus memberikan pendampingan dan arahan dalam setiap tahapan pengembangan kawasan wisata di desanya. Ia menilai, kolaborasi dan koordinasi yang terjalin menjadi modal penting bagi Desa Kersik menuju desa mandiri berbasis wisata.

“Kami berkomitmen menjadikan Desa Kersik mandiri, bukan hanya secara status, tetapi juga dalam peningkatan pendapatan desa. Dukungan DPMD sangat berarti bagi kami dalam mengarahkan pola pembangunan dan pengelolaan potensi wisata,” ungkap Jumadi.

Melalui koordinasi intensif antara DPMD Kukar, Pemdes Kersik, dan pihak akademisi, diharapkan pengembangan kawasan wisata Pantai Biru dapat terwujud sesuai rencana serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Desa Kersik. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *