Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Kukar

Rakor Revitalisasi ISBI Kaltim Digelar Di Samarinda Tindaklanjuti Program Kerjasama

×

Rakor Revitalisasi ISBI Kaltim Digelar Di Samarinda Tindaklanjuti Program Kerjasama

Sebarkan artikel ini
Rakor Revitalisasi ISBI Kaltim Digelar Di Samarinda
Rakor Revitalisasi ISBI Kaltim Digelar Di Samarinda

SAMARINDA – Asisten I di Sektor Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara, Akhmad Taufik Hidayat hadir dalam Rapat Koordinasi untuk Revitalisasi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Kalimantan Timur dan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta Timur.

Rapat Koordinasi ini digelar di Ruang Rapat Majesty Hotel Aston Samarinda, pada hari Jumat (6/12/2024).

Di kesempatan ini, Akhmad didampingi oleh Surya Agus, Sekretaris Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Kukar hadir dalam rapat tersebut.

Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan tindak lanjut dari program Kerjasama Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Institut Seni Indonesia Kampus Program Studi di luar domisili (PDD) ISI Yogyakarta, yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk pendirian Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Kalimantan Timur yang berlokasi di UPTD Museum Mulawarman, Tenggarong, Kutai Kartanegara.

Kerja sama ini sudah berlangsung sejak tahun 2012. Rapat koordinasi revitalisasi ini juga membahas tentang program tindak lanjut ke depan, terkait dengan mahasiswa, perkuliahan, dosen, dan berbagai aspek lainnya demi kemajuan ISBI Kaltim di masa mendatang.

Di sisi lain, menurut Prof. Bohari Yusuf, Ketua Tim Fasilitasi Pendirian ISBI Kaltim, mengatakan bahwa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Kalimantan Timur (Kaltim) pada dasarnya siap mendukung dan melanjutkan program kerja sama ini.

ISBI direncanakan untuk menjadi pusat pendidikan seni dan budaya di Kalimantan. Hal ini menjadi semakin pasti setelah Presiden Republik Indonesia pada tanggal 18 Agustus 2024 memberikan persetujuan izin prakarsa untuk merilis Surat Keputusan (SK) pembangunan kampus ISBI Kaltim yang akan berlokasi di Kutai Kartanegara, menjadikannya satu-satunya institut seni dan budaya di Pulau Kalimantan.

Setiap pulau besar yang ada di Indonesia diharuskan punya institut seni.

“Kami merasa bangga, ISBI di Kalimantan hanya ada di Kaltim. Ini berarti pusat institusi seni akan berada di ISBI Kaltim. Namun kami berharap agar bukan hanya seni dan budaya Kaltim yang akan dikenal, tetapi seluruh Kalimantan juga dapat terekspos,” tegas Prof. Bohari.

Prof. Bohari menambahkan bahwa ISBI Kaltim telah menghasilkan lulusan-lulusan yang berkiprah di berbagai sektor, mulai dari dunia akademis hingga industri kreatif.

Beberapa alumni bahkan telah berkarier di bidang pendidikan dan memiliki platform media mereka sendiri. Dengan pendirian ISBI Kaltim, peluang untuk pengembangan pendidikan seni dan budaya di Kalimantan akan semakin luas, termasuk kesempatan bagi para tenaga pengajar.

“ISBI Kaltim nantinya juga akan membuka peluang yang lebih besar untuk pengembangan pendidikan seni dan budaya di Kalimantan, serta peluang untuk tenaga pengajar. Dengan kembali dibukanya ISBI Kaltim, semua masyarakat di Kalimantan diharapkan dapat lebih terlibat dalam pelestarian dan pengembangan budaya,” ungkap Bohari.

Saat ini, kampus ISBI Kaltim beroperasi di Gedung UPTD Museum Mulawarman Tenggarong. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara telah menyiapkan lahan seluas 40 hektare di Desa Teluk Dalam, yang dekat dengan SMK Negeri 3 Kecamatan Tenggarong Seberang.

Dengan diterbitkannya izin prakarsa, diharapkan ISBI Kaltim dapat beroperasi secara mandiri sebagai institusi pada tahun 2025.

Sementara itu, Akhmad Taufik Hidayat mewakili Pemkab Kukar menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas rencana Pembangunan Kampus ISBI Kaltim di Tenggarong Kukar, yang direncanakan akan dibangun di daerah Desa Loa Lepu Kecamatan Tenggarong Seberang.

Pemkab Kukar sudah mempersiapkan lahan yang dibutuhkan. Lahan tersebut saat ini sedang dalam proses penyelesaian administrasi, secara prinsip Pemkab Kukar siap untuk mendukung, sambil menanti tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Perlu dicatat sebelum dilakukannya rakor revitalisasi, ISI Yogyakarta telah melaksanakan pemantauan proses pembelajaran di ISBI Kaltim, khususnya di Museum Mulawarman Tenggarong, yang meliputi pertemuan dengan dosen kontrak serta dosen pengajar ISBI Kaltim.

Kegiatan ini kemudian diikuti dengan rapat pendirian ISBI Kaltim-ISI Yogyakarta bersama Pemerintah Provinsi Kaltim, yang dihadiri oleh Kepala Biro Kesra Kaltim, Hj Encik Widyani, Dosen ISBI yang juga merupakan pengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Nusantara di Samarinda, serta para Dosen ISBI, Listy dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, dan instansi terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *