Example 728x250
AdvertorialDiskominfo KukarKutai Kartanegara

Pemkab Kukar Gelar Rakor Pasca PSU, Sekda Sunggono: Pelaksanaan Umum Kondusif, Pantauan Lapangan Tetap Diintensifkan

×

Pemkab Kukar Gelar Rakor Pasca PSU, Sekda Sunggono: Pelaksanaan Umum Kondusif, Pantauan Lapangan Tetap Diintensifkan

Sebarkan artikel ini

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menggelar rapat koordinasi (rakor) secara virtual bersama seluruh camat dari 20 kecamatan, Sabtu (19/4/2025), guna mengevaluasi kondisi wilayah pascapelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kukar Tahun 2025. Rakor ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, dari Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar.

Rakor turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Dandim 0906/KKR Letkol Czi Damai Adi Setiawan, perwakilan Polres Kukar, Kejaksaan Negeri Kukar, serta Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Eko Wulandono. Hadir pula Ketua KPU Kukar Rudi Gunawan, Ketua Bawaslu Kukar Teguh Wibowo, dan perwakilan instansi terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Sunggono menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan PSU berjalan dalam suasana aman dan tertib. Ia menyebutkan, berdasarkan pemantauan Forkopimda dan laporan awal dari lapangan, belum ditemukan gangguan keamanan yang signifikan.

“Secara umum situasi berlangsung kondusif. Namun, kami tetap meminta laporan rinci dari para camat, khususnya terkait dinamika teknis di lapangan seperti perpindahan lokasi TPS, yang tercatat terjadi di 12 titik,” tegas Sunggono.

Ia juga meminta para camat untuk segera melengkapi dokumen administrasi terkait perpindahan TPS, termasuk berita acara dan dokumen pendukung lainnya, agar tidak menimbulkan masalah hukum atau administratif di kemudian hari.

Terkait logistik, Sunggono menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan hambatan distribusi dari tingkat camat, PPK, maupun PPS. Namun, ia tetap menekankan pentingnya penyusunan laporan lengkap, terutama yang berkaitan dengan partisipasi pemilih serta pengaruh kondisi cuaca ekstrem di wilayah hulu Mahakam.

“Kami fokus pada pelaksanaan teknis di lapangan. Bila ada potensi hambatan, segera identifikasi agar bisa kita tangani secara kolektif dan cepat,” imbuhnya.

Rapat tersebut dimoderatori oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar, Rinda Desianti, yang secara aktif berdialog dengan seluruh camat. Dalam forum itu, diketahui bahwa tingkat partisipasi pemilih di 20 kecamatan cukup tinggi, berkisar antara 60 hingga 75 persen. Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa kesadaran demokrasi masyarakat Kukar terus meningkat.

“Alhamdulillah, pelaksanaan PSU berlangsung aman dan lancar. Beberapa wilayah justru menunjukkan peningkatan antusiasme warga,” ujar Rinda.

Setelah rakor, Sekda Sunggono menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya kolaboratif antara Pemkab Kukar dan Forkopimda untuk memastikan seluruh tahapan PSU berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi, akuntabel, dan transparan.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam dua hari terakhir, tim gabungan dari unsur Pemkab, KPU, Bawaslu, Forkopimda, dan Kesbangpol telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah TPS guna mengevaluasi kesiapan logistik serta mengidentifikasi isu lapangan dari Forkopimcam.

Meski secara keseluruhan pelaksanaan dinilai lancar, Sekda tidak menampik adanya penurunan jumlah pemilih di beberapa lokasi. Penurunan itu, menurutnya, disebabkan oleh tingginya mobilitas pelajar dan mahasiswa yang telah kembali ke luar daerah, serta warga yang tetap bekerja karena tuntutan ekonomi.

“Secara umum, kami bersyukur PSU berjalan aman dan tertib. Kami berharap proses penghitungan suara serta pelaporan selanjutnya juga bisa dilakukan secara profesional dan transparan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *