Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Kukar

Bangun Kuantitas Dan Kualitas Penduduk, Pemkab Kukar Gelar Program Bangga Kencana

×

Bangun Kuantitas Dan Kualitas Penduduk, Pemkab Kukar Gelar Program Bangga Kencana

Sebarkan artikel ini
Program Bangga Kencana sebagai salah satu konsentrasi pemerintah daerah untuk pembangunan kuantitas serta kualitas penduduk
Program Bangga Kencana sebagai salah satu konsentrasi pemerintah daerah untuk pembangunan kuantitas serta kualitas penduduk

Tenggarong – Melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kukar,Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen untuk bersinergi serta berkolaborasi demi sukseskan Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) serta percepatan penurunan stunting.

Kader PPKBD/Sub PPKBD, Penyuluh KB, maupun stakeholder terkait lainnya perlu bersinergi dan berkolaborasi dengan baik dalam upaya ini.

Dalam kegiatan ini, Plt Kepala DP2KB Kukar Arianto menyampaikan sambutan dari Pjs Bupati Kukar.

Arianto menyampaikan sangat penting dilakukan kegiatan ini untuk mendorong peningkatan peran serta maupun efektivitas Institusi Masyarakat Perdesaan/Perkotaan (IMP) di Kabupaten Kukar demi menyukseskan Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting, sebagaimana yang telah diatur di dalam Keputusan Kepala BKKBN Nomor 84/kep/g3/2024.

“Hal ini menegaskan bahwa Kabupaten Kukar melalui DP2KB berupaya memastikan struktur, fungsi, dan peran IMP berjalan secara optimal dalam mendukung program pemerintah daerah,” ungkap Arianto.

Sambutan Pjs Bupati Kukar ini disampaikan saat pembukaan Revitalisasi IMP dalam meningkatkan capaian indikator program Bangga Kencana serta Percepatan Penurunan Stunting di wilayah Kabupaten Kukar.

Acara ini dilaksanakan di Hotel Harris Samarinda pada hari Senin (4/11/24). Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim Sunarto.

Arianto menyampaikan Program Bangga Kencana sebagai salah satu konsentrasi pemerintah daerah untuk pembangunan kuantitas serta kualitas penduduk. Hal itu disampaikan Arianto di hadapan 236 Kader PPKBD dan 54 Penyuluh KB se Kukar.

Berikut ini aspek-aspek yang ada di program ini :

  • perencanaan Keluarga
  • mengatur jarak kelahiran
  • jumlah anak
  • usia ideal menikah
  • kesehatan reproduksi
  • menjaga kesehatan ibu dan anak
  • pencegahan dan penanganan stunting
  • Pembangunan Keluarga yang harmonis, berkualitas, dan tangguh.

Kedudukan IMP yang menjadi wadah partisipasi dan peran serta masyarakat pada pelaksanaan Program Bangga Kencana di wilayah setingkat desa/kelurahan, telah dilaksanakan fungsinya oleh PPKBD/Sub PPKBD ataupun Kelompok KB.

Pelaksanaan revitalisasi IMP, diharapkan bisa berdampak adanya peningkatan kesadaran, partisipasi, maupun dukungan pada Program Bangga Kencana dan juga upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kukar.

“Keberhasilan Program Bangga Kencana ini sangat bergantung pada peran aktif seluruh elemen masyarakat, terutama institusi masyarakat di tingkat desa/kelurahan,” ucapnya.

Dirinya mengatakan bahwa Kader PPKBD/Sub PPKBD serta Kelompok KB sebagai ujung tombak program di lapangan yang mempunyai peran sangat strategis dalam rangka mensosialisasikan, menggerakkan masyarakat, serta melakukan pendampingan untuk keluarga.

Revitalisasi IMP juga diadakan secara bertahap dan memiliki sasaran tumbuh kembang 1 (satu) IMP Bangga Kencana di 1 (satu) desa/kelurahan, 1 (satu) Sub IMP Bangga Kencana di setiap dusun/RW, minimal 3 (tiga) Poktan tiap RW, 1 (satu) Kelompok KB pada setiap RT maupun tumbuh berkembangnya kelompok-kelompok Dasa Wisma di lingkungan RT.

Sehingga, revitalisasi IKM sangat penting dalam upaya untuk mendorong meningkatnya capaian indikator Program Bangga Kencana maupun percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kukar.

Terakhir, dirinya juga menyambut baik soal rencana pemberian bantuan perangkat komunikasi berbasis Android untuk para Kader PPKBD dan Sub PPKBD se Kukar disambut baik dirinya.

“Kita tidak dapat mengabaikan bahwa saat ini adalah era digital yang membutuhkan kecepatan informasi dan komunikasi. Terdapat aplikasi SIGA (Sistem Informasi Keluarga) sebagai aplikasi sistem informasi keluarga yang harus dikuasai karena telah mengintegrasikan sistem informasi kependudukan dengan basis data keluarga Indonesia,” ungkapnya.

Adanya bantuan itu diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja maupun efektivitas Kader PPKBD/Sub PKKBD saat melaksanakan tugasnya.

“Untuk itu ikuti kegiatan ini sebaik mungkin pelajari apa yang menjadi bekal dan ilmu yang akan diberikan oleh para pemateri selama acara berlangsung, semoga ini akan meningkatkan kemampuan PPKBD dan Sub PPKBD seKukar,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *