Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Kukar

Sekda Sunggono Buka Pelatihan Pertanian Bahan Olah Ramah Lingkungan untuk Penyuluh Pertanian Swadaya

×

Sekda Sunggono Buka Pelatihan Pertanian Bahan Olah Ramah Lingkungan untuk Penyuluh Pertanian Swadaya

Sebarkan artikel ini
Pelatihan Pertanian Bahan Olah Ramah Lingkungan untuk Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) se Kabupaten Kukar 2024
Pelatihan Pertanian Bahan Olah Ramah Lingkungan untuk Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) se Kabupaten Kukar 2024

Samarinda – Sekda Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono membuka Pelatihan Pertanian Bahan Olah Ramah Lingkungan untuk Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) se Kabupaten Kukar 2024.

Pelatihan ini digelar di UPTD Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (4/11/2024).

Pembukaan pelatihan ditandai dengan penyematan secara simbolis tanda peserta oleh Sekda Kukar kepada Rili PPS dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Loa Janan serta Hamzah Al Fauzi PPS dari BPP Muara Jawa.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Taufik dalam laporannya menyebutkan kegiatan ini diselenggarakan oleh Distanak Kabupaten Kukar bekerjasama dengan UPTD BPPSDMP serta Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kaltim.

Kegiatan ini terbagi dalam 2 tahap pelaksanaan. Tahap pertama diselenggarakan pada tanggal 4-8 November 2024 serta di tahap kedua pada tanggal 11-15 November 2024. Jumlah pesertanya yakni 109 PPS dari BPP 20 kecamatan di Kukar.

Dirinya menyebutkan lewat kegiatan ini, tentunya diharapkan bisa meningkatkan kapasitas serta kompetensi para PPS yang ada di Kukar.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menjadi salah satu Garda Terdepan dan Ujung Tombak dalam pembangunan pertanian di Kukar,” ujar Taufik.

Sunggono pada arahannya menyebutkan fungsi dan peran Strategis PPL sebagai salah satu faktor penentu utama dalam keberhasilan pembangunan pertanian menuju Pertanian yang Maju, Mandiri, Moderen serta Sejahtera.

Dia mengatakan bahwa fungsi dan peran Strategis PPL itu yakni Penyuluh sebagai Fasilitator, penyuluh senantiasa memberi jalan keluar/kemudahan-kemudahan, baik dalam menyuluh/proses belajar mengajar, ataupun fasilitas untuk memajukan usaha taninya.

Dalam hal menyuluh, sejumlah fasilitas yang diberikan penyuluh : kemitraan usaha, berakses saprodi, pasar, permodalan maupun sebagainya.

Penyuluh sebagai Inisiator, penyuluh senantiasa memberi gagasan ataupun ide-ide baru.

Penyuluh sebagai Motivator, penyuluh senantiasa mendorong peningkatan rasa ingin tahu, kemauan serta kemampuan petani.

Penyuluh sebagai Agen Perubahan, penyuluh senantiasa harus bisa mempengaruhi sasarannya (petani) supaya bisa merubah dirinya ke arah kemajuan dengan memberi contoh (kebun demplot – pilot project).

Sekda menuturkan terkait dengan komitmen pemerintah daerah pada pembangunan pertanian dalam arti luas, di tegaskan kembali bahwa pemerintah daerah akan fokus serta bersungguh-sungguh untuk mengawal kebijakan pembangunan pertanian yang ada di Kukar.

“Yaitu dalam Visi dan Misi, Cita KUKAR IDAMA Program Prioritas/Unggulan dan Program Dedikasi yang salah satu fokusnya adalah Pertanian dalam Arti Luas melalui Program Pembangunan Pertanian dalam Arti Luas Berbasis Kawasan dan Program Hilirisasi Produk Pertanian,” ujarnya.

Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim, Siti Farisyah Yana, Dekan Fakultas Pertanian Unmul Samarinda, Kepala UPTD BPPSDMP Provinsi Kaltim beserta perwakilan kepala OPD terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *