Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Kukar

Bawaslu Gelar Sosialisasi Di Timbau Ajak Semua Pihak Proaktif Laporkan Pelanggaran Pemilu Dan Tingkatkan Peran Media

×

Bawaslu Gelar Sosialisasi Di Timbau Ajak Semua Pihak Proaktif Laporkan Pelanggaran Pemilu Dan Tingkatkan Peran Media

Sebarkan artikel ini
Bawaslu gelar sosialisasi di Timbau, Kecamatan Tenggarong
Bawaslu gelar sosialisasi di Timbau, Kecamatan Tenggarong

TENGGARONG – Sosialisasi yang diadakan oleh Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) di Kafe Kopiral, Timbau, kecamatan Tenggarong, pada Sabtu 9 November 2024.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kukar Bambang Irawan, Pimpinan Media Poskota Kaltim Syaiful Aulia, dan Para Anggota Bawaslu Kutai Kartanegara Gundar Ansori, Wartawan Media Kompas dari Jakarta, Dian Dewi Purnamasari, serta rekan-rekan wartawan, mahasiswa, dan lainnya.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara Bawaslu, media, dan masyarakat dalam rangka pengawasan Pilkada 2024. Pada kesempatan ini, Bawaslu mengundang semua pihak untuk proaktif dalam melaporkan pelanggaran pemilu dan meningkatkan peran media dalam menyebarkan informasi tentang tahapan pemilihan.

Gunar Anshori dari Bawaslu Kutai Kartanegara menyatakan bahwa Kutai Kartanegara dipilih sebagai lokasi konsolidasi media untuk memperkuat liputan pemilu, terutama menjelang hari pemilihan.

Dia menegaskan pentingnya peran media dalam mengurangi potensi kerawanan pemilu yang telah diidentifikasi dalam indeks kerawanan pemilihan, termasuk masalah kampanye dan distribusi logistik pemilu.

“Melalui konsolidasi ini, kita berharap kerawanan yang ada dapat diminimalisir, dan media serta masyarakat dapat membantu mengawasi tahapan pilkada dengan bijak,” ujar Gunar.

Dian Dewi Purnamasari menambahkan, media memiliki peran vital dalam memberikan informasi yang jelas dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan pemilu.

Ia menekankan betapa pentingnya diskusi terbuka melalui media sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran publik, seperti yang dilakukan oleh stasiun TV besar yang mengadakan debat terbuka untuk calon pemimpin.

Syaiful Aulia juga menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab untuk mengkomunikasikan visi dan misi calon pemimpin dengan cara yang dapat menginspirasi masyarakat, terutama pemilih pemula, agar ikut aktif dalam proses demokrasi.

Bawaslu telah menyelenggarakan sosialisasi di 20 kecamatan dengan melibatkan lebih dari 2.300 peserta dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk ASN, pelajar, dan masyarakat umum, guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengawasan pemilu.

Dengan semangat gotong royong, Bawaslu berharap sosialisasi ini dapat memperkuat pengawasan Pilkada 2024 dan memastikan pemilu yang lebih transparan dan akuntabel di Kutai Kartanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *