Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Kukar

Kecamatan Tenggarong Rayakan Hari Kartini dengan Kebaya dan Batik Penuh Makna

×

Kecamatan Tenggarong Rayakan Hari Kartini dengan Kebaya dan Batik Penuh Makna

Sebarkan artikel ini
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

Tenggarong,  21 April 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Kantor Kecamatan Tenggarong menggelar upacara bendera pada Senin pagi dengan nuansa budaya yang kuat. Upacara ini diikuti seluruh pegawai dengan antusiasme tinggi, menampilkan kekayaan busana tradisional Indonesia: para pegawai perempuan mengenakan kebaya, sedangkan pegawai laki-laki tampil mengenakan batik.

Upacara dimulai pukul 08.00 WITA dan semula direncanakan berlangsung di lapangan kantor. Namun, karena cuaca gerimis, kegiatan dipindahkan ke teras kantor tanpa mengurangi kekhidmatan acara. Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian Umum, Ketatalaksanaan, dan Kepegawaian, Ibu Pri, yang menyampaikan pesan mendalam mengenai nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini.

“Hari ini kita tidak hanya memperingati Hari Kartini secara seremonial, tetapi juga harus mengimplementasikan semangat beliau dalam kehidupan sehari-hari. Perempuan dan laki-laki harus bersinergi untuk kemajuan bangsa, dengan tetap menghargai budaya dan identitas kita,” ujar Bu Pri dalam amanatnya.

Suasana semakin semarak dengan semangat pegawai yang menunjukkan rasa bangga akan identitas nasional melalui busana tradisional. Kebaya-kebaya beragam warna dan motif dikenakan dengan anggun oleh pegawai perempuan, sementara pegawai laki-laki mengenakan batik dengan corak khas Kutai Kartanegara dan daerah lainnya.

“Ini bentuk penghargaan kami kepada R.A. Kartini. Dengan mengenakan kebaya dan batik, kami ingin menunjukkan bahwa kami bangga menjadi bagian dari bangsa yang kaya akan budaya,” ujar salah satu staf Kantor Camat.

Upacara ditutup dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama seluruh pegawai. Melalui peringatan ini, Kantor Kecamatan Tenggarong menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kesetaraan gender dan peran aktif perempuan dalam pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *