Example 728x250
AdvertorialDPMD Kukar

Kukar Percepat Legalisasi 237 Koperasi Merah Putih, Siap Jadi Pilar Ekonomi Desa

×

Kukar Percepat Legalisasi 237 Koperasi Merah Putih, Siap Jadi Pilar Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini

TENGGARONG, 4 Juni 2025 — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi berbasis komunitas melalui percepatan legalisasi 237 Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan.

Gerakan ini merupakan bagian dari program nasional yang menargetkan terbentuknya 80.000 koperasi aktif di seluruh Indonesia. Di Kukar, pembentukan koperasi difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), yang kini tengah memfokuskan upaya pada proses penerbitan akta notaris sebagai syarat legalitas resmi.

“Sampai akhir Mei, kami telah membentuk 237 koperasi di 193 desa dan 44 kelurahan. Saat ini, kami sedang mendampingi proses penerbitan akta pendirian koperasi tersebut,” ujar Kepala DPMD Kukar, Arianto.

Ia menjelaskan bahwa percepatan legalisasi ini bukan semata menjalankan instruksi nasional, tetapi bagian dari strategi daerah untuk menghadirkan koperasi sebagai lembaga ekonomi yang aktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pemerintah menetapkan bulan Juni 2025 sebagai periode krusial. Dalam rentang waktu 1–30 Juni, seluruh koperasi dijadwalkan merampungkan dokumen legalnya. Untuk memastikan kelancaran proses, pemerintah pusat telah menunjuk notaris resmi di Kukar yang bertugas memverifikasi dan menerbitkan akta pendirian.

“Kami pastikan seluruh dokumen koperasi lengkap dan terverifikasi dengan baik. Koordinasi antara kami dan pemerintah desa juga berjalan solid,” tambahnya.

Lebih dari sekadar legalitas administratif, koperasi ini dirancang menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat desa. Perannya meliputi distribusi sembako, pemasaran hasil pertanian, dan penguatan UMKM agar dapat naik kelas.

“Semangat utamanya bukan sekadar membentuk koperasi di atas kertas, tetapi menjadikannya alat pemberdayaan ekonomi yang nyata,” tegas Arianto.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Koperasi Merah Putih Kukar akan ikut serta dalam peluncuran nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2025. Acara tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia dan menjadi tonggak penting dalam penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

Kontribusi Kukar dalam program ini pun mendapat sorotan karena capaian pembentukan koperasi yang termasuk tertinggi secara nasional. Arianto menyatakan bahwa hal ini mencerminkan kesiapan desa-desa di Kukar dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis gotong royong.

“Kami ingin Kukar tak hanya dikenal karena kekayaan alamnya, tetapi juga karena masyarakatnya yang mampu mengelola potensi ekonomi secara mandiri melalui koperasi,” tutupnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *