Example 728x250
Berita Terkini

Pemkab Kutai Kartanegara Ikuti Rakor Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2025

×

Pemkab Kutai Kartanegara Ikuti Rakor Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2025

Sebarkan artikel ini

Tenggarong – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 secara virtual pada 20 Januari 2025. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara turut berpartisipasi dalam rakor tersebut yang diselenggarakan di Ruang Rapat Asisten II Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Tenggarong. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara beserta jajaran dan perwakilan dari berbagai dinas terkait.

Rakor ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengurangi disparitas harga antarwilayah, serta memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan di seluruh Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Kemendagri menyampaikan data terkini mengenai harga sejumlah komoditas strategis, seperti daging sapi, gula pasir, cabai, bawang, dan minyak goreng. Beberapa komoditas, seperti minyak goreng kemasan sederhana (Minyakita) dan beras di beberapa wilayah, tercatat melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga memerlukan perhatian khusus dari pemerintah daerah.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Haryo Martani, menilai rakor ini sebagai momentum penting untuk menyelaraskan langkah antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam pengendalian inflasi. “Rapat ini merupakan forum rutin yang memberikan informasi kepada pemerintah daerah mengenai komoditas yang mengalami inflasi secara nasional. Namun, secara umum, harga komoditas strategis seperti cabai rawit, cabai merah, daging ayam, dan minyak goreng di Kabupaten Kutai Kartanegara masih berada dalam batas aman,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus melakukan pemantauan terhadap dinamika harga kebutuhan pokok, terutama komoditas yang memiliki dampak signifikan terhadap inflasi. Berbagai langkah strategis seperti operasi pasar dan subsidi logistik akan diupayakan guna memastikan keterjangkauan dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Haryo Martani menegaskan pentingnya sinergi dalam pengendalian inflasi di daerah. “Melalui koordinasi ini, kita dapat mengetahui isu inflasi di masing-masing daerah dan merumuskan langkah intervensi yang lebih tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan partisipasi aktif dalam rapat koordinasi nasional ini, diharapkan upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Kutai Kartanegara dapat berjalan lebih efektif dan terarah sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

(sh/vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *