Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Kukar

Penyerahan Makanan Bergizi Untuk Balita Saat Monev PMB Di Kecamatan Muara Jawa

×

Penyerahan Makanan Bergizi Untuk Balita Saat Monev PMB Di Kecamatan Muara Jawa

Sebarkan artikel ini
Monev PMB di Kecamatan wilayah pantai
Monev PMB di Kecamatan wilayah pantai

Tenggarong – Maslianawati Edi Damansyah sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Penyaluran Makanan Bergizi (PMB) di kecamatan wilayah pantai.

Monev tersebut dilangsungkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Muara Jawa, yang ditandai dengan penyerahan makanan bergizi kepada balita dan presentasi dari setiap ketua TP PKK di kecamatan, pada hari Sabtu (7/12/2024).

Dalam acara tersebut, hadir Sekretaris Camat (Sekcam) Muara Jawa Eko Kasianto, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), beserta para Ketua TP PKK dari kecamatan wilayah pantai.

Di kesempatan itu, ketua TP PKK Maslianawati Edi Damansyah berkesempatan untuk menyaksikan secara langsung proses pemberian makanan bergizi kepada balita yang dilakukan oleh orang tuanya masing-masing.

Kata Maslianawati, kegiatan monitoring dan evaluasi ini dilakukan sebagai wujud pertanggungjawaban serta untuk menilai seberapa jauh program pemberian makanan bergizi ini dilaksanakan.

Ia menginformasikan bahwa program pemberian makanan bergizi ini merupakan yang pertama dan satu-satunya yang dijalankan di Kalimantan Timur (Kaltim). Program ini merupakan program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Mungkin di seluruh Indonesia, hanya di Kaltim, khususnya Kutai Kartanegara, yang melaksanakan program ini,” tutur Maslianawati Edi Damansyah.

Ia menjelaskan bahwa dalam kegiatan pembagian makanan bergizi ini, para istri camat akan diresmikan sebagai pembina Posyandu di tingkat kecamatan, sebab untuk tingkat kabupaten sudah dilakukan pengukuhan, bahkan telah turut serta dalam rapat koordinasi teknis (rakornis) yang berlangsung di Jakarta.

Maslianawati menyatakan alasan mengapa Pemkab Kukar berani melaksanakan program pemberian makanan bergizi ini sebab adanya laporan dari masyarakat mengenai banyaknya balita yang mengalami masalah gizi, yang jika tidak ditangani akan mengarah pada masalah gizi buruk pada anak-anak tersebut.

“Maka dari itu, sebelum Bupati mengambil cuti, kami melaksanakan program pemberian makanan bergizi ini, dan dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara adalah satu-satunya yang memiliki keberanian untuk melaksanakan program ini,” ungkap lmkistri bupati Edi Damansyah tersebut.

Ia berharap bahwa dengan adanya monitoring dan evaluasi ini, pelaksanaan program pemberian makanan bergizi dapat dilakukan secara tepat dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan oleh pemerintah dalam meningkatkan gizi balita di Kukar.

Di lain pihak, Camat Muara Jawa melalui Sekcam Eko Kasianto berharap bahwa hasil dari monitoring dan evaluasi ini dapat menjadi dasar untuk memperbaiki pelaksanaan program ke depannya. Sehingga manfaat dari program tersebut bisa dirasakan oleh masyarakat secara luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *