Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Kukar

Rakor Dan Evaluasi Yang Digelar Bapenda Di Makassar Untuk Mengevaluasi Capaian Target PAD

×

Rakor Dan Evaluasi Yang Digelar Bapenda Di Makassar Untuk Mengevaluasi Capaian Target PAD

Sebarkan artikel ini
Rakor dan Evaluasi Semester II Tahun 2024
Rakor dan Evaluasi Semester II Tahun 2024

Makassar – Lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Semester II tahun 2024.

Rakor ini diselenggarakan di Hotel Remzy Makassar, pada hari Kamis (13/5/2024).

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang bernaung di bawah Pemkab Kukar. Sebelumnya, acara ini diadakan setelah dilakukan pra Rakor di Tenggarong.

Dalam pertemuan tersebut, ada tiga OPD yang mempresentasikan pencapaian target penerimaan pajak, tantangan yang dihadapi, serta strategi yang direncanakan untuk meningkatkan hasil pajak.

Ketiga OPD tersebut yakni yaitu Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan Dinas Pemuda dan Olahraga.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyediakan data dan analisis mengenai capaian PAD semester II secara menyeluruh, serta merumuskan kebijakan tindak lanjut yang akan diambil.

Rapat tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Pendataan, Penetapan, dan Penagihan (P3) Bapenda, Erwan Riyadi, yang didampingi oleh Kasubid Pengembangan Pendapatan Daerah (P2D), M. Tauhid.

Narasumber dari Bank Kaltimtara, Alfrida Kadang, diundang untuk menyampaikan materi mengenai digitalisasi, sedangkan Kasubid P2D, M. Tauhid, membagikan informasi seputar regulasi dan pengelolaan retribusi daerah.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bapenda Bahari Joko Susilo, melalui Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan, Pengembangan dan Pengawasan, Erwan Riyadi, menyatakan bahwa Rakor dan evaluasi ini dilaksanakan secara rutin dua kali setahun, atau setiap semester.

Hal ini penting untuk mengetahui sejauh mana target dapat dicapai serta langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencapai target tersebut.

“Sebetulnya, Rakor ini direncanakan diikuti oleh 15 OPD terkait, namun karena kesibukan dan padatnya kegiatan di akhir tahun ini, beberapa OPD tidak dapat hadir. Oleh karena itu, kami akan menjadwalkan rapat kembali,” ungkap Erwan Riyadi.

Erwan menjelaskan bahwa meskipun kegiatan rapat koordinasi dilaksanakan setiap semester, koordinasi dan evaluasi dilakukan secara terus menerus sesuai dengan komitmen untuk melaksanakan kegiatan ini secara lebih sinergis dan kolaboratif.

“Jadi, koordinasi tidak terbatas hanya pada jadwal yang telah ditentukan, tetapi bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Setelah Rakor ini, kami akan mengadakan pertemuan lagi di Tenggarong, terutama mengingat bahwa sebagian teman-teman OPD belum dapat hadir,” ujarnya.

Erwan menekankan beberapa hal penting, salah satunya adalah rendahnya realisasi penerimaan yang disebabkan oleh belum adanya peraturan bupati mengenai retribusi daerah. Oleh karena itu, mereka berharap agar OPD segera menyusun draf retribusi yang dikelolanya.

“Dari Rakor dan evaluasi ini, salah satu hasilnya adalah penandatanganan kesepakatan yang nantinya akan dijadikan indikator kinerja OPD,” jelasnya.

Erwan Riyadi pada kesempatan itu juga menyampaikan gambaran mengenai target dan realisasi PAD hingga November 2024. Gambaran target tersebut adalah target penerimaan senilai Rp. 732.901.415.016, dengan realisasi senilai Rp. 804.578.765.470,- dan persentase capaian senilai 109,68 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *