Example 728x250
AdvertorialDPMD Kukar

Satukan Langkah, Kecamatan Loa Janan Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Desa

×

Satukan Langkah, Kecamatan Loa Janan Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Desa

Sebarkan artikel ini

TENGGARONG, 9 Juni 2025 — Pemerintah Kecamatan Loa Janan terus memperkuat sinergi lintas sektor dan wilayah guna menciptakan pembangunan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan. Melalui penyelarasan perencanaan mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, pembangunan diharapkan lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tidak semata dijalankan sebagai kewajiban administratif, melainkan sebagai wadah strategis dalam menyatukan arah pembangunan secara berjenjang.

“Musrenbang bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini adalah forum penting untuk mensinergikan dokumen RPJMD dari desa, kecamatan, hingga kabupaten. Kami ingin memastikan setiap kebijakan saling mendukung dan berjalan dalam satu kesatuan arah,” ujar Hery.

Ia menjelaskan, penguatan perencanaan pembangunan dimulai dari Musrenbang Desa (Musrenbangdes), dilanjutkan ke tingkat kecamatan (Musrenbangcam), dan bermuara pada Musrenbang Kabupaten (Musrenbangkab).

Saat ini, Kecamatan Loa Janan memfokuskan prioritas pembangunan pada pengembangan infrastruktur serta penanggulangan kemiskinan. Delapan program strategis telah dirumuskan berdasarkan aspirasi masyarakat, yang mencakup sektor kesehatan, pendidikan, peningkatan ekonomi lokal, pelestarian budaya, pengembangan wilayah, dan penguatan konektivitas antarwilayah.

“Kami ingin pembangunan tidak terpusat di satu titik, tetapi merata dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegas Hery.

Salah satu program yang menjadi perhatian khusus adalah penyaluran dana sebesar Rp50 juta per Rukun Tetangga (RT). Menurut Hery, pelaksanaan program ini di wilayahnya berjalan dengan cukup baik berkat peran aktif dan pemahaman yang kuat dari para ketua RT.

“Kami mengapresiasi kinerja para ketua RT dalam mengelola program ini dengan baik dan tepat sasaran,” ucapnya.

Sebagai bentuk pengawasan, pihak kecamatan telah membentuk tim verifikasi untuk melakukan pengecekan secara berkala di lapangan, guna memastikan penggunaan dana berjalan sesuai ketentuan dan tepat guna.

Lebih lanjut, Hery mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara tengah mengkaji kemungkinan peningkatan nilai bantuan RT pada tahun anggaran 2026. Upaya ini diharapkan mampu memperluas kontribusi RT dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Jika realisasi peningkatan anggaran ini terealisasi, tentu akan menjadi tambahan kekuatan bagi RT dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warganya,” pungkas Hery. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *