Example 728x250
AdvertorialKutai Kartanegara

Sekda Kukar Hadiri Rapat Pleno Rekapitulasi Suara PSU Pilkada 2025

×

Sekda Kukar Hadiri Rapat Pleno Rekapitulasi Suara PSU Pilkada 2025

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

TENGGARONG – Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), H. Sunggono, menghadiri rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kukar Tahun 2025. Kegiatan ini digelar di Hotel Grand Elty Singgasana pada Kamis (24/4/2025), dan dihadiri oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kukar serta seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 20 kecamatan se-Kukar.

Rapat pleno dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar, Rudi Gunawan, didampingi para komisioner yakni Wiwin, Muhammad Rahman, dan Purnomo. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Dandim 0906/Kukar Letkol Czi Damai Adi Setiawan dan Kapolres Kukar AKBP Dody Surya Putra.

Dalam sambutannya, Rudi Gunawan menjelaskan bahwa rapat pleno ini merupakan tahapan krusial dalam proses PSU Pilkada Kukar, yang merupakan tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tahun 2024. Proses rekapitulasi suara dari seluruh kecamatan akan disahkan dalam forum ini, sebelum diumumkan secara resmi kepada publik.

“Rekapitulasi ini menjadi penentu dalam proses demokrasi PSU. Hasilnya akan langsung diumumkan, dan selanjutnya akan dibuka masa sanggah selama tiga hari, apabila terdapat pihak yang ingin mengajukan keberatan atas hasil pleno,” jelas Rudi.

Sementara itu, Sekda Kukar H. Sunggono dalam keterangannya menyampaikan harapannya agar proses rekapitulasi berjalan dengan lancar dan damai. Ia juga mengimbau seluruh pasangan calon serta masyarakat untuk menghormati dan menerima hasil akhir yang ditetapkan oleh penyelenggara.

“Kami berharap semua pihak dapat menghormati hasil PSU ini. Apapun keputusan dari penyelenggara harus kita terima sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat dan berkeadaban,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Kukar untuk menjaga ketertiban dan tidak terpancing oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan, serta terus menjaga suasana kondusif pascapemungutan suara ulang.

“Ini adalah suara kita bersama. Yang menang maupun belum berhasil harus tetap menjadi bagian dari masyarakat Kukar yang bersatu membangun daerah,” tutup Sunggono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *