Example 728x250
AdvertorialDPMD Kukar

Desa dan Kecamatan di Kukar Tunjukkan Kreativitas Lewat Pekan Inovasi Pemerintahan Daerah

×

Desa dan Kecamatan di Kukar Tunjukkan Kreativitas Lewat Pekan Inovasi Pemerintahan Daerah

Sebarkan artikel ini

Tenggarong, 24 September 2025 – Pekan Inovasi Pemerintahan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menjadi panggung kreativitas sekaligus ruang pembuktian komitmen perangkat daerah, kecamatan, dan desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kegiatan yang diprakarsai Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kukar ini menampilkan beragam ide segar yang lahir dari berbagai tingkatan pemerintahan. Tidak hanya sekadar gagasan, sejumlah inovasi dari desa dan kecamatan bahkan berhasil menembus nominasi hingga meraih penghargaan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif desa dan kecamatan membuktikan bahwa semangat berinovasi kini tumbuh subur hingga ke level pemerintahan paling dekat dengan masyarakat.

“Alhamdulillah, ada beberapa desa dan kecamatan yang berhasil masuk nominasi bahkan meraih penghargaan. Ini kabar yang membanggakan, karena mereka mampu menghadirkan inovasi yang nyata-nyata mempermudah pelayanan publik di tingkat desa dan kecamatan,” ujarnya.

Arianto menegaskan bahwa keberhasilan ini seharusnya menjadi pemantik agar desa dan kecamatan lain lebih termotivasi untuk melahirkan gagasan baru. Menurutnya, Pekan Inovasi tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan harus menjadi wadah produktif untuk menciptakan ide yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Prestasi ini diharapkan dapat menjadi teladan, sekaligus mendorong desa lain untuk lebih inovatif. Ke depan, kami ingin semua desa di Kukar terpacu menghasilkan inovasi layanan yang lebih baik, cepat, dan efektif,” tegasnya.

Sebagai perangkat daerah pembina desa, DPMD Kukar berkomitmen untuk terus mendukung langkah kreatif tersebut melalui pendampingan, fasilitasi, hingga program pemberdayaan. Arianto juga menekankan bahwa inovasi tidak selalu harus berwujud besar atau rumit.

“Inovasi kuncinya ada pada kebermanfaatan. Ia bisa lahir dari ide sederhana, asalkan menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Inilah yang terus kami dorong di setiap desa dan kecamatan,” tambahnya.

Dengan semakin banyaknya inovasi yang lahir, DPMD Kukar optimistis kualitas pelayanan publik di tingkat desa dan kecamatan akan meningkat signifikan. Inovasi tidak hanya mempercepat layanan, tetapi juga memperkuat kemandirian desa, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Melalui Pekan Inovasi ini, Pemkab Kukar berharap lebih banyak ide segar muncul dari desa maupun kecamatan, sehingga pembangunan dan pelayanan benar-benar berjalan efektif, efisien, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

“Semakin banyak inovasi lahir dari desa dan kecamatan, semakin kuat pula pondasi pelayanan publik kita. Ini bukan hanya soal prestasi, tapi tentang menghadirkan pelayanan yang nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Arianto. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *