Example 728x250
AdvertorialDPMD Kukar

DPMD Kukar Dukung Pengembangan Teknologi Tepat Guna di Tingkat Desa

×

DPMD Kukar Dukung Pengembangan Teknologi Tepat Guna di Tingkat Desa

Sebarkan artikel ini

TENGGARONG, 5 Agustus 2025 — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan Teknologi Tepat Guna (TTG) sebagai sarana mendorong kemandirian dan produktivitas masyarakat desa.

Dukungan ini tercermin melalui partisipasi aktif DPMD Kukar dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) belum lama ini. Rakernis tersebut membahas penguatan kelembagaan Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) serta menetapkan tema “Ketahanan Pangan” sebagai fokus utama Gelar TTG Provinsi Kaltim 2026.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa pengembangan TTG merupakan strategi penting dalam memacu kreativitas dan inovasi masyarakat desa untuk menciptakan alat kerja yang sederhana, terjangkau, namun efektif dan sesuai kebutuhan lokal.

“Teknologi Tepat Guna sangat bermanfaat karena mendorong masyarakat, baik secara individu maupun kelompok, untuk merancang dan menggunakan alat bantu kerja yang sesuai dengan kebutuhan mereka, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ujarnya, Selasa (5/8/2025).

Meski demikian, Arianto mengakui bahwa tantangan masih dihadapi, salah satunya adalah rendahnya inisiatif masyarakat desa dalam menciptakan inovasi TTG akibat kemudahan memperoleh alat-alat modern dari pasar.

“Saat ini kami sedang melakukan pendataan potensi TTG yang ada di desa-desa di Kukar. Harapannya, akan lahir lebih banyak inovasi dari masyarakat sendiri yang sesuai dengan karakteristik lokal,” tambahnya.

Dalam forum Rakernis, sejumlah strategi penguatan kelembagaan Posyantek juga dibahas, termasuk pembentukan unit baru di desa-desa yang belum memiliki Posyantek, pendampingan intensif terhadap inovator lokal, hingga fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk melindungi produk hasil inovasi masyarakat desa.

Selain itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik juga akan didorong guna memperkuat transfer pengetahuan dan keberlanjutan implementasi TTG di tingkat desa.

Sebagai catatan, Kukar berhasil meraih Juara 1 pada Gelar TTG Provinsi Kalimantan Timur 2025 melalui inovasi alat “Lung Anai” dari Kecamatan Loa Kulu. Prestasi ini menjadi motivasi bagi DPMD Kukar untuk terus mendorong lahirnya produk-produk inovatif dari desa lainnya.

“Kami berharap keberhasilan Lung Anai menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk menciptakan produk khas yang sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Teknologi Tepat Guna bukan sekadar alat, melainkan jalan menuju kemandirian ekonomi desa,” tutup Arianto.

Dengan pendekatan ini, DPMD Kukar optimistis TTG akan menjadi salah satu motor penggerak pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *