Example 728x250
AdvertorialDPMD Kukar

DPMD Kukar Verifikasi Posyantek Jelang Gelar TTG Perdana

×

DPMD Kukar Verifikasi Posyantek Jelang Gelar TTG Perdana

Sebarkan artikel ini

TENGGARONG, 6 Agustus 2025 — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mulai melakukan langkah strategis dalam penguatan kelembagaan Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) sebagai bagian dari persiapan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Kukar 2025 yang akan digelar perdana tahun ini.

Langkah awal dimulai dari Kecamatan Muara Jawa, yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan verifikasi Posyantek pada Rabu, 30 Juli 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar, H. Mohammad Adriannur, dan diikuti oleh perwakilan Posyantek dari tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

“Sebelum berbicara soal teknologi canggih, kita harus melihat kebutuhan nyata masyarakat. Di sinilah peran Posyantek sebagai penghubung antara inovasi dan realitas kehidupan desa menjadi sangat penting,” ujar Adriannur.

Verifikasi untuk Pemetaan dan Penguatan Kapasitas

Kegiatan ini tidak hanya sebatas sosialisasi agenda TTG, tetapi juga berfungsi sebagai forum verifikasi kelembagaan untuk menilai kesiapan Posyantek di tingkat bawah. Hasil sementara menunjukkan bahwa masih terdapat Posyantek yang belum melengkapi data kelembagaan secara administratif.

Menurut Adriannur, proses verifikasi ini bersifat strategis, karena tim DPMD Kukar turut turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, keterbatasan sumber daya, serta merumuskan langkah-langkah penguatan berbasis kondisi lokal.

“Verifikasi ini bukan hanya soal data, tetapi upaya mendengarkan langsung kendala di lapangan dan mencari solusi yang tepat bersama,” jelasnya.

Menuju Ekosistem Teknologi Desa yang Inklusif

Melalui kegiatan ini, DPMD Kukar menargetkan terbangunnya koordinasi kelembagaan yang lebih kuat dari tingkat kecamatan hingga kelurahan. Selain itu, penguatan peran Posyantek juga diarahkan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pemanfaatan teknologi tepat guna.

Gelar TTG Kukar 2025 sendiri tidak hanya akan menjadi ajang pameran inovasi, tetapi juga platform jejaring antardesa dan antarkecamatan, di mana Posyantek dapat saling berbagi solusi, pengalaman, serta menampilkan inovasi lokal yang kontekstual dan berdampak nyata.

DPMD Kukar menargetkan seluruh 20 kecamatan dapat berpartisipasi dalam gelaran tersebut. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas layanan teknologi, kolaborasi antarlembaga, dan lahirnya inovasi berbasis potensi lokal yang tepat guna sekaligus tepat sasaran.

“Melalui pendekatan partisipatif dan penguatan SDM lokal, kami ingin membangun ekosistem teknologi desa yang berkelanjutan, inklusif, dan menjawab kebutuhan riil masyarakat,” tutup Adriannur.

Dengan fondasi yang kuat dari sisi kelembagaan dan komitmen lintas sektor, Kukar optimistis dapat menjadi salah satu pelopor pemanfaatan Teknologi Tepat Guna di tingkat desa secara efektif dan berdampak luas. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *