Example 728x250
News-Center

Isra Mikraj: Perjalanan Spiritual Nabi Muhammad SAW dan Hikmahnya bagi Umat Islam

×

Isra Mikraj: Perjalanan Spiritual Nabi Muhammad SAW dan Hikmahnya bagi Umat Islam

Sebarkan artikel ini

Tenggarong– Umat Islam di seluruh dunia akan segera memperingati Isra Mikraj, sebuah peristiwa agung yang menjadi bukti kebesaran Allah SWT serta keistimewaan Nabi Muhammad SAW sebagai utusan-Nya. Peristiwa ini terjadi pada malam 27 Rajab, yang pada tahun ini bertepatan dengan 27 Januari 2025.

Isra Mikraj merupakan perjalanan luar biasa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam. Perjalanan ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu Isra, perjalanan dari Masjidilharam di Makkah ke Masjid Al-Aqsa di Baitul Maqdis, serta Mikraj, perjalanan dari Masjid Al-Aqsa menuju Sidratul Muntaha di langit ketujuh. Peristiwa ini merupakan momen penting dalam sejarah Islam karena pada saat inilah umat Islam menerima perintah salat lima waktu sebagai kewajiban utama.

Perjalanan Luar Biasa Nabi Muhammad SAW

Peristiwa Isra Mikraj diabadikan dalam Al-Qur’an Surah Al-Isra’ ayat 1, yang berbunyi:

“Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.” (QS. Al-Isra’: 1)

Dalam perjalanan Isra, Rasulullah SAW ditemani oleh Malaikat Jibril dan menaiki Buraq, makhluk istimewa yang memiliki kecepatan luar biasa. Sesampainya di Masjid Al-Aqsa, beliau memimpin salat bersama para nabi terdahulu sebelum melanjutkan perjalanan menuju langit dalam peristiwa Mikraj. Di setiap lapisan langit, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan para nabi seperti Nabi Adam, Nabi Musa, hingga Nabi Ibrahim.

Saat mencapai Sidratul Muntaha, Rasulullah SAW menerima berbagai wahyu, termasuk perintah untuk menunaikan salat lima waktu yang awalnya ditetapkan sebanyak lima puluh kali, namun atas permohonan Nabi Muhammad SAW, Allah SWT meringankan menjadi lima waktu yang berlaku hingga kini.

Hikmah Isra Mikraj bagi Umat Islam

Peristiwa Isra Mikraj memberikan banyak pelajaran berharga bagi umat Islam, di antaranya:

  1. Pentingnya salat sebagai ibadah utama
    Isra Mikraj menjadi bukti bahwa salat memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam, sebagai sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT.
  2. Keteguhan iman dan kepercayaan kepada Allah SWT
    Kejadian ini mengajarkan umat Islam untuk senantiasa yakin terhadap kebesaran Allah SWT, meskipun terkadang berada di luar batas pemahaman manusia.
  3. Kesabaran dan ketaatan
    Rasulullah SAW menghadapi berbagai tantangan dalam menyampaikan ajaran Islam, dan Isra Mikraj menjadi bukti bahwa kesabaran dan kepatuhan kepada Allah SWT akan membawa kemuliaan.

Peringatan Isra Mikraj

Menurut Majelis Tarjih dan Tajdid, peringatan Isra Mikraj masuk dalam kategori umuru ghairut-ta’abbudiy, yang berarti tradisi ini bukan bagian dari ibadah yang diperintahkan langsung oleh Rasulullah SAW, melainkan berkembang setelah beliau wafat. Meski demikian, umat Islam di berbagai daerah tetap memperingatinya dengan penuh penghormatan melalui berbagai kegiatan keagamaan seperti pengajian, doa bersama, serta kajian tentang makna Isra Mikraj.

Peringatan Isra Mikraj diharapkan dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, memperkuat keimanan, serta merefleksikan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *