Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Kukar

Pelatihan Kejuruan Di Desa Bukit Raya Dorong Pengembangan Tenaga Kerja Lokal

×

Pelatihan Kejuruan Di Desa Bukit Raya Dorong Pengembangan Tenaga Kerja Lokal

Sebarkan artikel ini
Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kukar selenggarakan pelatihan kejuruan di Pusdiklat BKPSDM Desa Bukit Raya Kecamatan Tenggarong Seberang
Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kukar selenggarakan pelatihan kejuruan di Pusdiklat BKPSDM Desa Bukit Raya Kecamatan Tenggarong Seberang

TENGGARONG – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kukar selenggarakan pelatihan kejuruan di Pusdiklat BKPSDM Desa Bukit Raya Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Rabu (13/11/2024).

Pelatihan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono.

Sunggono menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang besar kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan kompetensi yang sangat penting untuk pengembangan tenaga kerja lokal di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Terutama kepada SKK Migas dan PT Petro Tekno untuk pelatihan Welder 4G, Polnes Samarinda untuk pelatihan Welder 3G, serta PT Satova Jaya Education Center untuk pelatihan Operator Alat Berat (Dump Truck). Dukungan dari semua pihak berperan penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.

Sunggono menyampaikan bahwa program pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk mendukung program “Kukar Siap Kerja”, yang bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja lokal yang terampil, profesional, serta kompetitif.

Kepada para peserta, Sunggono mengucapkan selamat atas terpilihnya untuk mengikuti pelatihan. Ikutilah tata tertib yang diberikan, disiplin, semangat belajar, dan kemauan untuk terus berkembang adalah kunci sukses dalam meraih masa depan yang lebih baik.

“Rawat kesehatan, ingatlah untuk berdoa dan meminta restu dari orang tua,” kata dia.

Sunggono juga berterima kasih kepada semua yang telah ikut berpartisipasi dalam acara ini.

“Ayo kita dukung pengembangan tenaga kerja lokal untuk memajukan Kabupaten Kutai Kartanegara,” kata dia.

Sementara itu, menurut Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Kartanegara, Muhammad Hatta menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan teknis tenaga kerja lokal di sektor-sektor strategis seperti migas, konstruksi, dan logistik.

Mempersiapkan peserta dengan sertifikasi yang diakui secara nasional dan internasional guna meningkatkan kompetensi. Meningkatkan kerja sama antara pemerintah daerah dan mitra pelatihan dalam mendukung pengembangan SDM yang berkualitas.

Bersama dengan Program RBPK (Rumah Besar Penanggulangan Kemiskinan), prioritas diberikan kepada peserta dari kelompok masyarakat kurang mampu berdasarkan data DTKS. Pelatihan ini diikuti oleh 99 peserta, semuanya merupakan warga Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pelatihan yang diselenggarakan adalah Pelatihan Welder 4G. Terdapat 19 peserta yang mengikuti pelatihan ini, kerjasama antara SKK Migas dan PT Petro Tekno. Fokus pelatihan ini yakni pada pengelasan dengan standar internasional yang sangat dibutuhkan dalam industri migas dan konstruksi.

Durasi: 3,5 bulan (1 bulan di Pusdiklat BKPSDM, 2,5 bulan di Petro Tekno Center, Batam). Sertifikasi: Accreditation from BNSP and international ICTB.

Kedua Pelatihan Welder 3G, melibatkan 40 peserta, merupakan hasil kerja sama dengan Polnes Samarinda. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar pengelasan yang merupakan dasar utama bagi pekerja di industri manufaktur dan pertambangan.

Durasi: 1 bulan, Sertifikasi: BNSP bekerja sama dengan LPK. Institut Global Persada
Pelatihan Operator Alat Berat (Dump Truck) melibatkan 40 peserta, berkolaborasi dengan PT Satova Jaya Education Center.

Tujuan dari lelatihan ini yakni untuk menyiapkan peserta agar dapat menjadi operator dump truck yang terampil dan memenuhi standar keselamatan kerja di sektor pertambangan dan logistik.

Lama: 17 hari pelatihan + 3 bulan magang, Sertifikasi: Operator Alat Berat.

Ketiga pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman tentang keselamatan kerja, etika profesional, dan adaptasi terhadap teknologi terbaru.

“Kami berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal untuk meningkatkan kompetensi diri,” kata Muhammad Hatta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *